Showing posts with label adventure. Show all posts
Showing posts with label adventure. Show all posts

Monday, May 13, 2013

Menyejarahkan 40th Birthday of Ibu Riz Ka, Menaklukkan Bromo Part II

Assalamualaikum. Wr. Wb.


Hurrrraaaahhh!!! Finally!!! Ternyata gagalnya upload foto kemaren itu bukan karena jaringan yang lagi ga OK, tapi karena filenya kegedean,,,ya amyuuuunnn... Wokeh dwokeh, pals,, just let the story continue...

Meski masih sangat ingin berlama-lama di Papuma Beach, menakjubkan mata, jiwa, dan hati pada biru yang membentang, menajamkan seluruh panca indra untuk merekam salah satu masterpieceNya dalam memori, apa boleh buat, kami berenam harus beranjak. Bagaimanapun, kami masih memiliki satu tujuan utama, yakni Bromo. Mobil yang dikendarai Pak Sukar pun melaju meninggalkan pantai, menyusuri kembali jalan yang berkelok menembus bukit-bukit hijau. Dari dalam mobil, mataku tak lepas memandangmu Pakuma, view dari ketinggian seperti ini sangat memukau. Gradiasi pertunjukkan warna yang dilukis pada kanvas semesta memang bukan sesuatu yang bisa dilewatkan begitu saja. Tetapi,

Menyejarahkan 40th Birth Day of Ibu Rizka, Menaklukkan Bromo Part I,



Assalamualaikum. Wr. Wb.

Kalau kemarin Aprilku dihadiahi Allah jalan-jalan ke Singapura and Malaysia, Kini Meiku pun dianugrahiNya perjalanan ke Bromo, my whole life-dreaming place to visit. Alhamdulillah. Jadi, entah sejak kapan, yang pasti ketika usia belum menganjak remaja, aku sudah jatuh cinta pada alam, gunung, laut, danau, sungai, gua, dll. Malah, waktu awal kuliah sempat ingin masuk MAPALA kampus. Tapi, keinginan itu tak pernah bisa menyata terwujud karena ada gembok raksasa yang mengikat kaki dan tanganku untuk bergerak. Mama. Perempuan nomor satu yang rahimnya dipilihkan Tuhan untuk jadi tempatku bersemayam selama 9 bulan sebelum terlahir ke dunia. Betapa pun besar keinginan itu berusaha mendobrak jiwa mudaku, (ceritanya sekarang sudah tuirr,, hihihihii) tanpa restu darinya, aku tidak pernah cukup berani menentang. Jadi, ketika 2 tahun terakhir ini (sejak di Jawa) aku dikasih kesempatan untuk menjejakan kaki di tempat-tempat yang dulunya hanya ku baca dalam novel, nonton di tipi atau youtube, itu rasanya “fabiayyi aala i rabbikuma tukazzibaaan” banget.

Kronologinya gini:
May 4th 2013(Kamar Asrama)

K’ Rahma: “Rin, ibu ngajakin ke Bali”

Tuesday, April 30, 2013

Netherland, I am coming...

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Hai, Mei, yang cerah.. Ijinkan aku bercerita tentang perasaanku padamu. InsyaAllah 4 bulan lagi, aku akan menapakkan kaki di Netherland. Tepatnya dari tanggal 10 hingga 23 November 2013 di Ede. Kemarin, setelah istikharah dan berdiskusi dengan beberapa teman, akhirnya dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahii, beasiswa StuNed itu saya terima. Oh, Mei,, betapa telah lama aku memimpikan untuk dapat berada dibawah langit Belanda ini. Sejak SD dulu, melalui buku-buku yang kubaca, melalui kisah-kisah teman dan dosenku yang pernah kesana. Waktu itu, aku hanya takjub seraya merapal doa dalam hati, "Ya Allah, hamba juga ingin kesana..." Dulu, Mei, orang-orang sontak tertawa bahkan ada yang mengejek sinis ketika aku mengutarakan keinginan tersebut. Namun, walau sedih mimpi itu tetap kujaga agar terus menyala. Alhamdulillah, selang beberapa belas tahun dari itu, sebuah tiket kesana dikirim Allah untukku. Oh, tak terkatakan sukacitanya, wahai, Mei... Sekali lagi hatiku dibuat yakin, janganlah pernah takut bermimpi, karena Allah memeluk semua mimpi...

Hai, Mei yang insyaAllah menawarkan berjuta bahagia,, Hari-hariku kini diwarnai antisipasi menyenangkan tentang persiapan kesana. Aku merasa bersemangat untuk bersibuk-sibuk ria mengurus visa, mempersiapkan kesehatan, dan lain sebagainya. Bahkan aku juga sekarang terus menerus browse semua tentang Ede. Ya iklimnya, ya hotel "DE Bosrand" tempat short coursenya mau diadakan, dan tentunya tempat wisatanya, heheheehe... Okelah, Mei... perpus sudah mau break istirahat siang, ceritanya disambung nanti lagi, ya...^^

Friday, April 19, 2013

Singapore and KL in my eyes and camera

Assalamualaikum. Wr. Wb.

April tahun ini menghadiahiku pengalaman seru mengunjungi Singapore and Malaysia bersama dengan sahabat dari berbagai provinsi. Rasanya kata saja tak cukup mumpuni untuk mewakili perasaan hati, so,,, just enjoy the pics ya, pals...

Berdua Nope, in Sentosa

Add caption

@ Merlion

Mejeng dong kita di Sand Casino,, ^^

Bukit Bintang,,,

K Rahma, Lili, Nope, Nasir

BAtu Caves

Di Istana Negara Malaysia

DI Sepang CIrcuit dong kiteee

Bareng berlatar Twin Tower
ATas: Bu Rizka, Lili, Lilis, Me, Nope, K Rahma, Bu Aida
BAwah: P Sofyan, Bang Ridwan, Nasir, P Zaenal

Lupa nama jembatannya apa,,,

Numpang foto doang, ga masuk, tapi hepppyyyy ppuoolll


@ Kuala Lumpur Gallery



InsyaAllah ada rejeki lanjut ke negara lain lagi,,, amiiiiinnn.. ^^

Monday, November 12, 2012

Teaching Palestine Students

Assalamualaikum. Wr. Wb.


They are Hanani, Abdul Rahman, Oday 1, Oday 2, Qundah, Bashar, Abdullah and Hesen. They are my friends from Palestine that are studying in Indonesia, in UMS. They have been several months here. I always see them in the canteen of Pesma UMS. They are so noticeable with their tall body and really good looking face, hehehe. I only speak with one of them once. It was with Omar.

Friday, October 26, 2012

Ied Adha di Bogor

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Being so tired after hanging around a long day yesterday, let's just allow the pics tell their stories themselves :)

keroyokan make over si Indah yang jilbabnya perlu tambahan sedikit sentuhan.. :)

Wednesday, October 24, 2012

Kereta Ekonomi Bengawan Senja, Dulu dan Kini

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Akhirnya aku menghirup lagi wangi udara Bogor, setelah terakhir kali aku berpijak di bawah langitnya lebih dari setahun yang lalu. Seperti dahulu, kali ini aku juga menumpang kereta kelas ekonomi Bengawan Senja dari stasiun Purwosari, Solo sampai

Wednesday, October 17, 2012

Grojongan Sewu, Cara Asik Membingkai Suatu Cerita

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Seluruh badan masih terasa pegal dari kaki sampai pundak, tetapi ceritaku kali ini teramat sayang untuk dibiarkan menunggu sampai besok. Takutnya, sensasinya bisa memudar dan jadinya kurang merefleksikan bahagiaku. Bukankah sudah kukatakan padamu, wahai sahabat? Jalan-jalan selalu mempunyai tempat dihatiku. Berpetualang merupakan salah satu caraku memetik hikmah, membingkai suka cita, dan mengecup embun pengetahuan baru. Mengunjungi suatu tempat tidak pernah

Monday, October 08, 2012

Ke Borobudur Bareng Mince...

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Jalan-jalan selalu kumanknai sebagai suatu bentuk kesenangan. Terlebih lagi jika kita melakukannya bersama orang-orang terdekat. Tentu akan sangat banyak kesan dan kebahagiaan yang kita tuai. Kali ini, aku berkesempatan mengunjungi Borobudur (lagi!) bersama salah seorang sahabat yang ku panggil "sister Mince". Seperti biasa, mengunjungi suatu tempat dengannya selalu menghadirkan sejuta tawa. Meskipun dalam perjalan kali ini, kami juga merasakan rasa lain selain enjoy, seperti cuapek (pastinya),

Sunday, July 15, 2012

Vacation Is Over...

Assalamualaikum, Wr. Wb.

It has been a long time since I posted my last writing, hasn't it? One thing you may notice in my last posting is I was "GALAU", heehe,, :<. Yeah, things about thesis proposal, getting bored, and bla bla bla were haunting me those days. 

Monday, September 12, 2011

The End of My Holidays..

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Liburan telah berakhir, saatnya menghadapi realita, saatnya fokus untuk kuliah. Today is my last day in Bogor during this great holiday. Rencananya mau balik ke Solo tgl 10 yg lalu, tetapi dikarenakan adanya oleh sesuatu dan lain hal, diundur sampai besok.

Hmm.. badan masih terasa sedikit pegal dan keletihan yang sempat tak terasa selama di Jakarta kemarin, akhirnya menghantam juga saat ini. Yeah, jadi ceritanya, hari kamis yang lalu, saya ke Jakarta, janjian sama si V'bie ke Kota Tua, berangkat dari Bogor jam setengah 5an dan sampai di Jakarta sekitar jam 6. Pemandangan Kota Tua diwaktu malam lumayan eksotis. Lampu-lampu hias berkelap kelip di setiap pohon. Aneka jajanan dan dagangan banyak digelar. Pada kesempatan kali ini saya mencoba "Kerak Telur", kata si V'bie Kerak Telur ini adalah makanan khas Betawi,, hmmm..mari mencoba..^^ Kami memesan seporsi, dan si Abang membuatnya dengan gesit dan terampil. Aromanya menggelitik dan menggoda, tidak sabar ingin segera mencicipi.. sekitaran 5 menit Kerak Telurnya pun jadi. Rasanya,,maknyusssss!!!

                                        
                                             Suasana Kota Tua dimalam hari


                                                    Penjual kerak telur..

                                                                      
Selepas itu, kami berputar-putar menikmati suasana kota tua. Ada beberapa bangunan yang kami lihat. Di antaranya adalah Museum Wayang, Museum Fatahillah, Kantor Pos, CafĆ© Batavia dan sebagainya. Sayang, museum-museum itu tidak dapat kami masuki karena sudah tutup. Kabarnya, mereka buka dari Selasa sampai Minggu pukul 09.00 – 15.00 WIB.. Sembari jalan si V'Bie menginformasikan bahwa tempat ini kerap dijadikan lokasi syuting para artis ibu kota atau dijadikan lokasi foto-foto untuk pra wedding. Beberapa bangunan tersebut masih berdiri dengan kokoh, tetapi sebagian lagi tampak memmprihatinkan karena tidak terawat. Wah, sayang sekali padahal tempat ini merupakan bagian dari sejarah panjang kota Jakarta dan wajib untuk dipelihara sebagai aset berharga. Malam itu, rupanya kami kurang beruntung, karena kata V'bie biasanya pada malam hari sering digelar pertunjukan seni di depan Museum Fatahilla tersebut.

Puas melihat-lihat bangunan tua, kami kemudian ke arah Istiqlal untuk mencari makan. Dari Kota Tua kami naik bajaj dengan tarif Rp. 20.000. Waktu sudah lama memasuki Isya dan V'bie memutuskan untuk sholat disana. Meskipun telah makan Kerak Telur, jalan-jalan membuat kami lapar lagi. Kami agak bingung juga memutuskan mau makan dimana, samai akhirnya tiba-tiba saya teringat rumah makan yang menjual makanan khas Palembang dan juga Es Italia di sebelah Istiqlal. Ketika saya mengajak V'bie kesana, dia memekik senang. Rupanya, meskipun telah lama di Jakarta, dia tidak mengetahui tempat Es Italia itu berada. Telah lama dia mencari tempat itu, tetapi tidak ketemu-ketemu. Namanya adalah Ragusa, Es Italia. Konon Ragusa ini adalah toko es krim yang telah berdiri sejak laamaaaa sekali dan termasuk dalam tempat makan es krim tertua di Jakarta. Maka tanpa pikir panjang, kami pun meluncur kesana....(sebelumnya ke Rumah makan khas Palembang, yang letaknya persis bersebelahan dengan Ragusa..akhirnya makan empek-empek yang sesuai dilidah jugaaa...hehehe)

                                           Lokasinya disebelah Istiqlal..
Memasuki tempat ini, yang pertamakali terlintas dalam benakku adalah, nuansanya Belanda bgt. Interiornya sederhana dan mampu mengundang banyak sekali memory. Foto-foto yang digantung di keempat dindingnya, mampu bercerita banyak tentang Proses berdirinya tempat ini yang konon kabarnya telah ada sejak tahun 1932 dan juga potret Jakarta tempo doeloe. Jika datang ke tempat ini, jangan berharap akan menemukan AC. Bukan karena tidak mengikuti jaman dan tehnologi, Ragusa ini memang berniat mempertahankan nuansa tempo dulu. Tapi, jangan takut kepanasan, karena ada Kipas Angin tersedia disana.Tempat ini cukup ramai oleh pengunjung. Salah satu pengunjung yang menarik perhatianku adalah sepasang kakek nenek (si kakek memakai tongkat) yang terlihat begitu mesra. Mereka datang berdua saja, mungkin untuk mengenang banyak hal, y.. Hmm.. so sweeett... Sebenarnya saya sangat tergoda untuk memotret mereka, tapi agak sungkan juga. G papa deh, yang penting kesanya sudah abadi di hati..~Cieeee..~

                                Interior dalamnya,, so simple so nostalgic

Ada berbagai menu Ice Cream yang tersedia di sini. Semuanya adalah homemade dan terbuat dari 100 persen bahan alami dan berkualitas tinggi. Resep rahasia turun temurun yang memang sudah menjadi ciri khasnya. Menu yang dapat dinikmati diantaranya banana split, special mix, spaghetti ice cream, cassata siciliana, tutti frutti, chocolate sundae, lemon ice, cola float dan nougat.

                                Dan pilihanku jatuh pada,,,, spaghetti Ice Cream..^^


Jarum jam telah menunjukkan pukul 10 malam. Sudah saatnya pulang kerumah. Hmm.. untungnya tadi si V'bie sudah ijin pulang malam sama orang rumah. karena dengan estimasi waktu perjalanan, kami dipastikan nyampe rumah tidak kurang dari jam 11.

Maksud hati, pagi-pagi sekali saya akan kembali ke Bogor, tetapi si V'bie tiba-tiba sakit dan setelah periksa ke dokter, dia dinyatakan positif Typus. Dengan keadaan seperti itu, tidak mungkin saya meninggalkan dia. Meskipun ada Tane Ira dan Mba Eni, tetap saya tidak tega. V'bie ini susah bgt disuruh makan, jadilah kami harus keroyokan menyuruhnya makan,,,hehehehe. Alhamdulillah setelah beberapa hari bed rest, dia akhirnya sudah agak mendingan, dan saya pun bisa balik ke Bogor.

Dan sekarang sembari mengetik postingan ini, saya sedang packing-packing, karena besok sudah mau balik lagi ke Solo. Well, good by Bogor...^^. Many thx to K ATika n her husby, K Dhany untuk kebaikannya selama kurang lebih sebulan disini. Terlebih lagi untuk jalan-jalannya yang awesome bgt... Semoga kasih sayang Allah tidak pernah pergi dari hidup mereka, amiin..

 *Sayang sekali, tidak sempat ke Puncak, ke makamnya Soe Hoek Gie,, tapi, it's OK. Masih ada lain waktu, kan..?? So, See U..^^


Friday, September 02, 2011

Holidays...

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sebelumnya saya mau mengucapkan selamat Idul Fitri untuk seluruh umat muslim di dunia, baik bagi mereka yang merayakan pada tanggal 30 maupun mereka yang merayakan pada tanggal 30. Kenapa juga mesti terganggu dengan adanya perbedaan?? Bukankah perbedaan memberi banyak warna??

Alhamdulillah hari ini kondisi badan mulai agak baikan, setelah kemarin dulu sempat terserang flu. Yeah, I am still ini Bogor right now, enjoying my greatest holidays ever,,:P. As I've told you that Lebaran this day, I am not with my family in Kendari, hmm..prety sad, but it's OK. Many great things I do during this holidays. Wanna know more?? Here we go...^^

So, hal menyenangkan yg saya lakukan pertama kali pas nyampe di Bogor adalah, "masak-masak" mengapa hal ini begitu menyenangkan? karena aktivitas yang satu ini bisa dikatakan adalah hal yang sudah sangat jarang saya lakukan semenjak menginjak pulau jawa, bahkan hampir tidak pernah. Biasanya kalau mau makan, tinggal keluar asrama, cari makan di warung-warung terdekat. Dan, aku serta teman-teman mau tidak mau menyantap makanan yang tak sesuai dengan selera, Halusnya, lidah kami belum terbiasa dengan makanan Jawa (Solo) yang serba manis. Mau masak, tidak biasa karena asrama tempat kami tinggal tidak membolehkan aktivitas masak memasak. Kosanku juga sama saja, aktivitas masak memasak termasuk dalam "hal yang tidak boleh dilakukan". Itulah mengapa, ketika K Tika (sang pemilik rumah yang juga kakak dari Indah) mendaulat kami untuk masak menu berbuka puasa, dengan perasaan girang tak terkira kami pun menaklukkan dapur,,(duh, lagaknyeeee...hehehe) dengan menu Kolak Labu Special Ala Ririn..:P

Hal menyenangkan kedua adalah ketika ke Bara. Bara adalah nama sebuah daerah di Bogor (tepatnya pas disamping kampus IPB) yang menyediakan banyak hal untuk keperluan masak memasak, aneka jajanan khas untuk berbuka puasa, cemilan, laundry, rental komik dan kaset, toko sepatu dan baju dan keperluan rumahtangga lainnya. Tempatnya kecil namum komplit,,plit..plit... sekali kesana, bisa dibilang kebutuhan standar terpenuhi (hal yang sampai saat ini belum kutemukan di Solo). Pertama kali kesana, saya dan Indah naik angkutan umum, K tika menyarankan supaya kami naik motor saja, tapi si Indah tidak berani karena pada jam-jam segitu Bara luarrr biassssa macet. Yang membuatku juga menyukai kota ini adalah sarana transportasi yang sangat mudah didapatkan. Tinggal keluar lorong, angkot pun tersedia. (Meskipun sejauh ini belum ada yang mengalahkan angutan umum di Kendari, yang mobilnya relatif masih baru, full music pula..),hehehe..

Selanjutnya, belum ke Bogor dong kalo belum ke Kebun Rayanya. Maka dalam agenda holiday kali ini nama Kebun Raya Bogor so pasti ada didalam list..^^. Here are the pictures...

                                            
                                                                    Pose dulu, ah..^^

                                                                     Di Pintu Masuk

                                                                         with Indah



                                                                       ada danaunya..





                                                                 pohonnya besar-besar


















Berikutnya, yang ada dalam objek jalan-jalan kali ini adalah IPB. Wow, kampusnya kereeeenn bgt, ful fasilitas dan lumayan bersih. Area hotspot dimana-mana, kerennya lagi, kampus ini menyediakan fasilitas peminjaman sepeda bagi mahasiswanya. Secara y kampusnya luas bgt, jadi kalau tidak punya kendaraan, akan sangat capek kalau mau sekedar kelling-keliling kampus. Jadi teringat dengan kampusku tersayang waktu S1, Haluoleo University, Kapaaan y bisa seperti ini... (I do wish someday it would be, ameeen  =.= ). Hmm.. terkadang gambar mampu menceritakan banyak ketimbang kata-kata, so..enjoy the pictures..^^













                                                                    shelter sepeda


Jarak Bogor-Jakarta yang lumayan dekat memungkinkan kami bolak-balik di dua kota ini sesuka hati. K Tika, yang mengetahui bahwa kami ingin sekali ke Jakarta buat melihat Monas (Ndeso bgt yah,,,wkwkwk), pun mengajak kami kesana. Dari Bogor kami turun di Stasiun Gambir,, (waaahh sebelumnya saya hanya bisa melihat dan mendengar tentang stasiun ini lewat TV,,,akhirnya bisa menginjakkan kaki juga disini). Stasiunnya sangat besar dan mewah,, ~berdoa semoga Bandara Nasional Haluoleo juga bisa seperti ini,,amiiin~ Pada kesempatan ini kami juga menyempatkan sholat di Istiqlal yang memang berlokasi tidak jauh dari Monas. 


                                                                     Stasiun Gambir


                                              Tarik-tarikan dengan patung di area Monas..^^


                                                Salah satu lukisan di dalam Museum Monas

                                                     View Istiqlal dari puncak Monas

                                                             Kubahnya keren, kan..??





The other awesome experience is when I went to Pulau Kotok Kecil in Kepulauan Seribu with my best friend since Junior High School, Veby. It's nice to meet her again...^^. Si Veby ini sudah bekerja dan menetap di Jakarta, ketika saya mengabarinya tentang liburan saya di Bogor, kami pun langsung menyusun rencana. Pulau Kotok, Dufan, Kota Tua, dan beberapa tempat belanja, berada dalam jajaran teratas daftar tempat yang kami ingin kunjungi. Sayangnya, waktu yang terbatas hanya memungkinkan kami berwisata ke Pulau Kotok ini, tak apalah.. masih ada waktu setelah lebaran nanti... Dan perjalanan kali ini terangkum dalam foto2 berikut:...0_0






Hal lain yang juga tidak kalah seru adalah pada saat Idul Fitri. Kami merayakannya pada tanggal 30 Agustus, bersama masyarakat lain anggota Muhammadiyah, kami melakukan sembahyang Ied di Lapangan Semprul (dekat dengan Istana Bogor). Waaah ternyata banyak juga yang merayakan Idul Fitri pada tanggal ini,,,Sehabis sholat, kami pun mampir di depan Istana Bogor untuk bercanda-canda dengan rusa yang banyak terdapat di pelataran istana. Rusanya sangat jinak dan akan segera mendekat ketika di ulurkan wortel ataupun kangkung. Bahkan mereka tak takut untuk dibelai-belai..




                                                            Rusanya sangat jinak..:)

Well. that's my story. But it is not the end. Kami masih punya banyak agenda dan banyak tempat untuk dikunjugi. Salah satu yang membuatku tak sabar menanti adalah jalan-jalan ke Puncak,, wuiih pasti keren bgt y... kondisi badan yang sempat flu kemaren mengharuskan saya untuk banyak-banyak take a rest for a while,, Okelah kalau begitu,,C U in my next adventure, pals,,^^