jemariu menari lagi
menekan tuts2 laptop dengan riang
rindu yang sedemikian membuncah untuk mengisi lagi lembaran2 blog ini
banyak sekali cerita yang meanti untuk di post
meronta2 ingin keluar pada saat dia nongol dalam benak
tapi apa daya...
kesibukan belakangan ini memaksa ku mengekang jemari untuk tak menari
bahkan ketika godaan untuk membuka blogger kian tak tertahankan.
bahkan kini pun begitu.
tak bisa berlama lama menari di halaman ini...hiks....
Sunday, September 26, 2010
Monday, August 23, 2010
Sejumput kisah ketika masih SMP
Hatiku sedikit berdesir ketika membaca salah satu postingan temanku si Diah tentang masa2 SMPnya. tanpa ketok pintu pun kenangan2 itu berebut memenuhi fikiranku, sedikit mengaburkan layar monitor komputer di depanku, dan menyayupkan suara2 disekitarku. Begitu kuatnya desakan itu mengggodaku, hingga hatiku pun menyerah dalam cumbuan indahnya masa SMP. Tanpa buang banyak waktu, kutarik mesin waktuku. ku nyalakan meisnnya, ku ketik password, dan ku masukkan tahun 1996. Yes, kisah ini bermula pada tahun itu... siapkah kalian kawan??? inilah kisahku, here we goooooooooooo.....(semoga kau mendengar deru angin yang melesat cepat...)
1996
"hup!!" kita mendarat dengan selamat, kawan. tepat didepan rumahku yang sederhana itu. Waktu itu masih ada pohon jambu putih disamping rumah yang terus menerus berbuah, terus menerus memanjakan kami, terus menerus mengundang burung2 kecil untuk bernyanyi. Dia tidak keberatan didahannya bergelantung ayunan buatan bapakku yang sering ku kendarai dengan ugal2an. Dia begitu baik hati, kawan. Ah, indahnya...
"Sssstt.. jangan sampe ketahuan, yah.. ntar bisa merubah sejarah.. (wkwkwkwk...)
Tampak si Ririn kecil dengan tas ransel usang warna merah yang bergambar batman berseragam putih merah baru saja pulang dari sekolah. DIa tak bersepatu (bukannya tak punya sepatu, tapi sepatunya dia lepas saat pulang sekolah. Ini kebiasaan yang selalu dilakukan bareng teman2nya ketika musim hujan tiba. Yah, berbecek2 ria adalah hobi mereka saat itu. Boreng2 dikakinya pun menjadi saksi semua itu.
"assalamualaikuuuuuuummm" teriaknya dengan suara cempreng
"walaikum salamm" jawab si mama
"ma, saya mau masuk SMP 1, boleh ya?" si Ririn kecil bertanya tanpa pernah tahu SMP 1 itu yang mana dan kayak bagaimana. Yang dia tahu kakak kelasnya pada ingin masuk kesana. (ikut2an mode: ON)
"boleh aja sih, tapi bisa gak kamu masuk kesitu? gag sembarang lho yang bisa masuk kesitu. Lagian kamu kan masih kelas lima, nak. sekolah kamu juga kalo tidak salah bukan rayonnya SMP 1" (waktu itu sistem rayon masih berlaku)
"biar aja, Ma. Yang penting saya mau sekolah disitu. Kalo gag disitu gag mau sekolah"
"MM.. terserah kamu saja deh"
Seminggu setelah itu, sang mama pun membawa kabar yang sempat membuat dunianya yang damai, mengalami gempa. Kata sang mama dia mau dipindahkan ke sekolah baru. Yaitu di SDN 25 Kemaraya Kendari. Dengan panik dia mengingat2 kesalahan apa yah yang sudah dilakukannya Di SDN 2 MAndonga (sekarang namanya jadi SDN 8 MAndonga) sampai harus dikeluarkan dari sekolah. Seingatnya terakhir kali di marahi guru waktu berantem sama teman sekelas, tapi kan itu dah beberapa bulan yang lalu. Lalu dia teringat pr2 yang tak dikerjakan, tapi masa sih karena itu. Kan biasanya kalo gag kerja pr, paling kena jewer guru atau dijemur di tiang bendera. Atau karena kedapatan coret2 tembok? bukan cuma dia kok yang begitu, lalu apa ya?
"kok bisa, ma?"
"lha, kan kamu yang mau"
"saya?" (menunjuk hidungnya yang gag mancung)
"iya, kan katanya kamu mau masuk SMP 1? gimana sih?"
"emang harus pindah sekolah, ya?"
"iya. SD kamu yang sekarang bukan rayonnya SMP 1"
"Kapan pindahnya, Ma?"
"Senin Depan"
WAduh, ini kan hari kamis, berarti.... Tinggal 2 hari lagi waktunya disekolahnya yang sekarang. Si Ririn kecil lalu masuk kekamar, menangis diam2. Tiba2 kok semua teman2nya langsung terlihat baik semua, musuh2 kecilnya berubah jadi gag jahat lagi dimatanya, oh betapa ternyata dia menyayangi segalanya di sdnya yang sekarang. Kok rasanya, masa berantem dengan si Serly begitu tak ingin dia tinggalkan, berbecek2 ria dengan temannya dikala hujan, menangkap berudu2, semuanya begitu indah, semuanya begitu berkesan...
Tapi, si Ririn kecil sudah bertekad untuk sesuatu yang bahkan dia gag kenal. Dia akah hadapi perpisahan itu. Dua hari yang tersisa dia pakai untuk pamit ke temannya dan berusaha menciptakan akhir yang indah... (semua memang terasa indah, karena teman2nya pada gag rela dengan kepindahannya. Itu bukti bahwa mereka telah melalui hari2 bahagia bersama)
Si ririn kecil pun melewati setahun di sekolahnya yang baru, bersama teman2 baru yang sangat jauh berbeda. Kalo di SDnya yang lama teman2nya bersikap layaknya anak2 sd, di sekolahnya yang baru sama sekali lain. Teman2nya pada imut tapi boros di fashion. ANak kelas 6 Sd sama saja dengan anak SMP kelas 3. Mereka pun dah mulai kenal Pacaran, OWEMJEYYY... kalo di SDnya yang dulu mereka megoleksi wayang, baju2, maka disini teman2 barunya mengoleksi kertas surat, stiker2 tweety, winni the pooh yang cantik, dan juga PARFUM! Mereka juga sudah pakai BEHA lho! benar2 potret mini dari SMPN 1 Kendari. Si Ririn kecil yang "anak kampung" itu pun terhenyak, rupanya dia memang belum mengenal apa yang dia mimpikan...
Setahun berlalu, dan berkat usahanya, dia berhasil masuk di sekolah favorit itu. Ospek pertama pun menyambutnya. Dia terbelalak menyaksikan keganasan senior2nya. sekaligus terpesona pada kepintaran dan kecantikan serta kegantengan mereka. Mereka tampak berwibawa, dan memiliki aura pembunuh (hehehe). Satu persatu disaksikannya teman2 sdnya dibantai habis2an karena kesekolah memakai rok mini, dan di rambutnya bergelayut aneka aksesoris yang bikin iri panitia ospek, di kakinya terpasang sepatu yang harganya cukup buat jajan setahun. Semuanya disita oleh mereka. katanya Kalau kesekolah gag boleh bergaya! Si RIrin kecil terdiam iba melihat derita sekawanannya.
Dia prihatin melihat satu persatu jepitan mickey mouse, winnie the pooh, dan tweety itu terenggut. PAdahal, ketika melakukan hal itu, rambut si kakak kelas pun peuh dengan aksesoris serupa.
Seminggu di ospek ternyata tidak hanya berisi cerita miris, Si RIrin kecil juga mendapati dirinya bahagia dalam masa itu. Matanya dimanjakan oleh wajah2 kakak kelasnya yang kinclong abis. Perpaduan kepintaran, ketajiran, dan kegantengan. Mmm.. si Ririn Kecil naksir salah satu dari mereka, hwhww
Ospek berakhir, kekerasan panitia berakhir, dan saatnya penentuan masuk kelas yang mana. Untuk itu diadakan tes kemampuan. Dari pengumuman di tiap kelasnya si Ririn kecil mengetahui bahwa dia di kelas 1.2, dimana yang jadi kelas unggulan adalah kelas 1.5. DAn itu artinya, dia akan bersama dengan teman2 dari kasta yang termsuk rendah di bidang otak, hehehe tapi tak mengapa, yang penting mimpinya telah terwujud, jadi bagian dari SMP 1 Kendari.
Atmosfir di kelas itu lumayan menyenangkan. Dengan cepat si Ririn kecil mendapatkan teman. Tapi tak semua bisa menjadi teman. Sudah jadi rahasia umum kalau di SMP 1 ini tempatnya anak2 yang ortunya tajir abis. Salah satu teman kelasnya adalah Werika alias OKI yang notabene anak walikota pada waktu itu. Oki orangnya supel, baik, cuek dan cengengesan. Dia juga tak pilih2 teman. lalu apa masalahnya? masalahnya adalah, orang2 yang ingin berteman dengannya itu. Mereka, sesama anak pejabat tak senang jika bergaul dengan orang dari kasta yang tak sepadan. Jadilah terdapat tiga tingkat kasta pada kelas itu, dan juga kelas2 lainnya, high, midle, and lower class. Si Ririn kecil belongs to midle class.
hari2 yang dilalui penuh dengan kisah2 seru. Layaknya sebuah cerita, selalu ada tokoh antagonis dan protagonisnya. Dan karena yang menulis blok ini adalah RIrin yang dah besar, maka semau2nya lah dia menjadikan Si RIrin kecil sebagai tokoh protagonis, dan Si A** sebagai tokoh antagonis (sebenarnya kecil banget kemungkinannya si A** baca postingan ini, tapi biarlah namanya kusamarkan, biar kesannya lebih gimanaaa gitwuu,, hehehe).
jadi dikelas itu memang si A** paling nyebelin sedunia. Suka menghina, suka pamer, padahal ortunya gag tajir2 amat. semua agak takut cari masalah sama dia. Tapi temen2 sering sekali menggosipkan dia dibelakang. Si A** dulu ketahuan suka sama seseorang yang si Ririn kecil juga suka namanya i***. Hanya saja Si Ririn pintar menutupi perasaannya dia. Jadi ceritanya, suatu hari, si A** rupanya nekat mengirim surat sama si I***, dia menaruh suratnya di laci meja sebelum orang2 pada apel, nah si Ririn yang doyang banget telat ini, kebetulan datang belakangan. Dia berlari masuk kelas untuk menyimpan tasnya. Tapi pas nyimpen, ada amplop yang jatuh dilantai. refleks aja dia ngambil, dikiranya surat sakit dari temannya, tapi gambar mickey mouse di amplop itu bbercerita bahwa itu pasti bukan surat sakit. Tidak satupun surat sakit dikirim dengan amplop bergambar mickey and minny mouse sedang berciuman. Karena curiga, Si rirn menyelipkan amplop itu ke dalam saku roknya.
Sepulang sekolah, si Ririn kecil dan sahabatnya yang bernama Veby membaca surat tersebut dan menemukan bahwa itu surat cinta dari si nenek sihir A** kepada si Prince Charming I***. Seketika, terciptalah skenario balas dendam. Besoknya si ririn kecil yang jarang sekali bangun pagi, dah nongol di kelas pada jam 6 teng. Masih belum ada satu siswapun dikelas 1.2. dengan sigap si Ririn kecil lalu menempelkan surat cinta monyet tersebut di papan tulis. Ya, di papan tulis, lalu dia meninggalkan kelas tanpa menyimpan tas sekolahnya. Dia tidak mau meninggalkan jejak. Tetapi ketakutan menghantuinya dengan kuat. Tanpa babibu, dia kembali ke kelas dan mencopot kembali surat itu. Diletakkannya surat itu di tempat seharuanya ia berada. Di laci meja I***. Hufff
Apa yang terjadi kemudian adalah si I*** marah sambil membentak2 si A**. Dia marah karena merasa malu, hihihi... seisi kelas menertawakan A**. Tindakan si I*** mengobati luka banyak orang, Si Ririn kecil diantaranya, hehehe... Vebi dan Ririn bertukar pandang bahagia.
Naik dikelas dua. Kelas 2.4. dimana yang jadi kelas unggulan adalah 2.3, disusul 2.6, lalu 2.2, lalu 2.4, lalu 2.5 lalu terakhir 2.1. Ririn rupanya tetap berjodoh dengan A** dan veby, tapi tak lagi berjodoh dengan I***. Dan rupanya cinta monyet ririn untuk I*** memudar seiring waktu. Bersamaan dengan munculnya sosok baru yang diam2 dikaguminya bareng veby. namanya J***
Naik kelas tiga, pun ternyata masih berjodoh lagi sama A** dan masih berjodoh dengan veby. masuk dikelas 3.2 dimana kelas unggulannya 3.6. Tidak banyak cerita yang terlalu menarik perhatian sampai dia datang.kalau sebagian orang merasa prihatin dengan kasus kerusuhan Ambon, tidak bagi Ririn Remaja. Baginya Peristiwa itu membawa berkah untuknya. Yah, karena insiden berdarah itulah yang membawa dia ke kota ini. Dia mengungsi di Kendari bersama keluarganya. Namanya H****. Tinggi menjulang, baik hati, cool, jago main bola, pokoknya dia memenuhi semua kriteria cowok2 dalam komik. Dan, si Ririn Remaja jatuh cinta. Cinta yang sangat dalam dan lama. Bahkan sampai aku masuk universitas pun, belum ada yang mengalahkan kilaunya.
--------------------------------------------------------------
Aku tahu postingan ini panjang kawan, tapi biarlah aku bernostalgia dengan kenangan masa SMP yang mengesankan ini. Yang bisa aku ceritakan adalah hari2 di SMP begitu menyenangkan, penuh warna, dan meskipun ceritanya complicated, endingnya selalu bahagia. Takkan terlupakan hari2 yang selalu di setrap satpam lantaran terlambat, (aku dikenal satpam lantaran seriiiiiiing banget terlambat, hehehe) hari2 menjadi pengagum rahasia, hari2 berebutan jajan di kantin, semuanya bahagia....
thx for diah, atas undangannya mereguk lagi madu kenangan ini, dan maafkan aku yang tak tahu bagaimana caranya mentag dirimu, hehehehe.. you get your new task, teach me tagging people, hehehehe...
1996
"hup!!" kita mendarat dengan selamat, kawan. tepat didepan rumahku yang sederhana itu. Waktu itu masih ada pohon jambu putih disamping rumah yang terus menerus berbuah, terus menerus memanjakan kami, terus menerus mengundang burung2 kecil untuk bernyanyi. Dia tidak keberatan didahannya bergelantung ayunan buatan bapakku yang sering ku kendarai dengan ugal2an. Dia begitu baik hati, kawan. Ah, indahnya...
"Sssstt.. jangan sampe ketahuan, yah.. ntar bisa merubah sejarah.. (wkwkwkwk...)
Tampak si Ririn kecil dengan tas ransel usang warna merah yang bergambar batman berseragam putih merah baru saja pulang dari sekolah. DIa tak bersepatu (bukannya tak punya sepatu, tapi sepatunya dia lepas saat pulang sekolah. Ini kebiasaan yang selalu dilakukan bareng teman2nya ketika musim hujan tiba. Yah, berbecek2 ria adalah hobi mereka saat itu. Boreng2 dikakinya pun menjadi saksi semua itu.
"assalamualaikuuuuuuummm" teriaknya dengan suara cempreng
"walaikum salamm" jawab si mama
"ma, saya mau masuk SMP 1, boleh ya?" si Ririn kecil bertanya tanpa pernah tahu SMP 1 itu yang mana dan kayak bagaimana. Yang dia tahu kakak kelasnya pada ingin masuk kesana. (ikut2an mode: ON)
"boleh aja sih, tapi bisa gak kamu masuk kesitu? gag sembarang lho yang bisa masuk kesitu. Lagian kamu kan masih kelas lima, nak. sekolah kamu juga kalo tidak salah bukan rayonnya SMP 1" (waktu itu sistem rayon masih berlaku)
"biar aja, Ma. Yang penting saya mau sekolah disitu. Kalo gag disitu gag mau sekolah"
"MM.. terserah kamu saja deh"
Seminggu setelah itu, sang mama pun membawa kabar yang sempat membuat dunianya yang damai, mengalami gempa. Kata sang mama dia mau dipindahkan ke sekolah baru. Yaitu di SDN 25 Kemaraya Kendari. Dengan panik dia mengingat2 kesalahan apa yah yang sudah dilakukannya Di SDN 2 MAndonga (sekarang namanya jadi SDN 8 MAndonga) sampai harus dikeluarkan dari sekolah. Seingatnya terakhir kali di marahi guru waktu berantem sama teman sekelas, tapi kan itu dah beberapa bulan yang lalu. Lalu dia teringat pr2 yang tak dikerjakan, tapi masa sih karena itu. Kan biasanya kalo gag kerja pr, paling kena jewer guru atau dijemur di tiang bendera. Atau karena kedapatan coret2 tembok? bukan cuma dia kok yang begitu, lalu apa ya?
"kok bisa, ma?"
"lha, kan kamu yang mau"
"saya?" (menunjuk hidungnya yang gag mancung)
"iya, kan katanya kamu mau masuk SMP 1? gimana sih?"
"emang harus pindah sekolah, ya?"
"iya. SD kamu yang sekarang bukan rayonnya SMP 1"
"Kapan pindahnya, Ma?"
"Senin Depan"
WAduh, ini kan hari kamis, berarti.... Tinggal 2 hari lagi waktunya disekolahnya yang sekarang. Si Ririn kecil lalu masuk kekamar, menangis diam2. Tiba2 kok semua teman2nya langsung terlihat baik semua, musuh2 kecilnya berubah jadi gag jahat lagi dimatanya, oh betapa ternyata dia menyayangi segalanya di sdnya yang sekarang. Kok rasanya, masa berantem dengan si Serly begitu tak ingin dia tinggalkan, berbecek2 ria dengan temannya dikala hujan, menangkap berudu2, semuanya begitu indah, semuanya begitu berkesan...
Tapi, si Ririn kecil sudah bertekad untuk sesuatu yang bahkan dia gag kenal. Dia akah hadapi perpisahan itu. Dua hari yang tersisa dia pakai untuk pamit ke temannya dan berusaha menciptakan akhir yang indah... (semua memang terasa indah, karena teman2nya pada gag rela dengan kepindahannya. Itu bukti bahwa mereka telah melalui hari2 bahagia bersama)
Si ririn kecil pun melewati setahun di sekolahnya yang baru, bersama teman2 baru yang sangat jauh berbeda. Kalo di SDnya yang lama teman2nya bersikap layaknya anak2 sd, di sekolahnya yang baru sama sekali lain. Teman2nya pada imut tapi boros di fashion. ANak kelas 6 Sd sama saja dengan anak SMP kelas 3. Mereka pun dah mulai kenal Pacaran, OWEMJEYYY... kalo di SDnya yang dulu mereka megoleksi wayang, baju2, maka disini teman2 barunya mengoleksi kertas surat, stiker2 tweety, winni the pooh yang cantik, dan juga PARFUM! Mereka juga sudah pakai BEHA lho! benar2 potret mini dari SMPN 1 Kendari. Si Ririn kecil yang "anak kampung" itu pun terhenyak, rupanya dia memang belum mengenal apa yang dia mimpikan...
Setahun berlalu, dan berkat usahanya, dia berhasil masuk di sekolah favorit itu. Ospek pertama pun menyambutnya. Dia terbelalak menyaksikan keganasan senior2nya. sekaligus terpesona pada kepintaran dan kecantikan serta kegantengan mereka. Mereka tampak berwibawa, dan memiliki aura pembunuh (hehehe). Satu persatu disaksikannya teman2 sdnya dibantai habis2an karena kesekolah memakai rok mini, dan di rambutnya bergelayut aneka aksesoris yang bikin iri panitia ospek, di kakinya terpasang sepatu yang harganya cukup buat jajan setahun. Semuanya disita oleh mereka. katanya Kalau kesekolah gag boleh bergaya! Si RIrin kecil terdiam iba melihat derita sekawanannya.
Dia prihatin melihat satu persatu jepitan mickey mouse, winnie the pooh, dan tweety itu terenggut. PAdahal, ketika melakukan hal itu, rambut si kakak kelas pun peuh dengan aksesoris serupa.
Seminggu di ospek ternyata tidak hanya berisi cerita miris, Si RIrin kecil juga mendapati dirinya bahagia dalam masa itu. Matanya dimanjakan oleh wajah2 kakak kelasnya yang kinclong abis. Perpaduan kepintaran, ketajiran, dan kegantengan. Mmm.. si Ririn Kecil naksir salah satu dari mereka, hwhww
Ospek berakhir, kekerasan panitia berakhir, dan saatnya penentuan masuk kelas yang mana. Untuk itu diadakan tes kemampuan. Dari pengumuman di tiap kelasnya si Ririn kecil mengetahui bahwa dia di kelas 1.2, dimana yang jadi kelas unggulan adalah kelas 1.5. DAn itu artinya, dia akan bersama dengan teman2 dari kasta yang termsuk rendah di bidang otak, hehehe tapi tak mengapa, yang penting mimpinya telah terwujud, jadi bagian dari SMP 1 Kendari.
Atmosfir di kelas itu lumayan menyenangkan. Dengan cepat si Ririn kecil mendapatkan teman. Tapi tak semua bisa menjadi teman. Sudah jadi rahasia umum kalau di SMP 1 ini tempatnya anak2 yang ortunya tajir abis. Salah satu teman kelasnya adalah Werika alias OKI yang notabene anak walikota pada waktu itu. Oki orangnya supel, baik, cuek dan cengengesan. Dia juga tak pilih2 teman. lalu apa masalahnya? masalahnya adalah, orang2 yang ingin berteman dengannya itu. Mereka, sesama anak pejabat tak senang jika bergaul dengan orang dari kasta yang tak sepadan. Jadilah terdapat tiga tingkat kasta pada kelas itu, dan juga kelas2 lainnya, high, midle, and lower class. Si Ririn kecil belongs to midle class.
hari2 yang dilalui penuh dengan kisah2 seru. Layaknya sebuah cerita, selalu ada tokoh antagonis dan protagonisnya. Dan karena yang menulis blok ini adalah RIrin yang dah besar, maka semau2nya lah dia menjadikan Si RIrin kecil sebagai tokoh protagonis, dan Si A** sebagai tokoh antagonis (sebenarnya kecil banget kemungkinannya si A** baca postingan ini, tapi biarlah namanya kusamarkan, biar kesannya lebih gimanaaa gitwuu,, hehehe).
jadi dikelas itu memang si A** paling nyebelin sedunia. Suka menghina, suka pamer, padahal ortunya gag tajir2 amat. semua agak takut cari masalah sama dia. Tapi temen2 sering sekali menggosipkan dia dibelakang. Si A** dulu ketahuan suka sama seseorang yang si Ririn kecil juga suka namanya i***. Hanya saja Si Ririn pintar menutupi perasaannya dia. Jadi ceritanya, suatu hari, si A** rupanya nekat mengirim surat sama si I***, dia menaruh suratnya di laci meja sebelum orang2 pada apel, nah si Ririn yang doyang banget telat ini, kebetulan datang belakangan. Dia berlari masuk kelas untuk menyimpan tasnya. Tapi pas nyimpen, ada amplop yang jatuh dilantai. refleks aja dia ngambil, dikiranya surat sakit dari temannya, tapi gambar mickey mouse di amplop itu bbercerita bahwa itu pasti bukan surat sakit. Tidak satupun surat sakit dikirim dengan amplop bergambar mickey and minny mouse sedang berciuman. Karena curiga, Si rirn menyelipkan amplop itu ke dalam saku roknya.
Sepulang sekolah, si Ririn kecil dan sahabatnya yang bernama Veby membaca surat tersebut dan menemukan bahwa itu surat cinta dari si nenek sihir A** kepada si Prince Charming I***. Seketika, terciptalah skenario balas dendam. Besoknya si ririn kecil yang jarang sekali bangun pagi, dah nongol di kelas pada jam 6 teng. Masih belum ada satu siswapun dikelas 1.2. dengan sigap si Ririn kecil lalu menempelkan surat cinta monyet tersebut di papan tulis. Ya, di papan tulis, lalu dia meninggalkan kelas tanpa menyimpan tas sekolahnya. Dia tidak mau meninggalkan jejak. Tetapi ketakutan menghantuinya dengan kuat. Tanpa babibu, dia kembali ke kelas dan mencopot kembali surat itu. Diletakkannya surat itu di tempat seharuanya ia berada. Di laci meja I***. Hufff
Apa yang terjadi kemudian adalah si I*** marah sambil membentak2 si A**. Dia marah karena merasa malu, hihihi... seisi kelas menertawakan A**. Tindakan si I*** mengobati luka banyak orang, Si Ririn kecil diantaranya, hehehe... Vebi dan Ririn bertukar pandang bahagia.
Naik dikelas dua. Kelas 2.4. dimana yang jadi kelas unggulan adalah 2.3, disusul 2.6, lalu 2.2, lalu 2.4, lalu 2.5 lalu terakhir 2.1. Ririn rupanya tetap berjodoh dengan A** dan veby, tapi tak lagi berjodoh dengan I***. Dan rupanya cinta monyet ririn untuk I*** memudar seiring waktu. Bersamaan dengan munculnya sosok baru yang diam2 dikaguminya bareng veby. namanya J***
Naik kelas tiga, pun ternyata masih berjodoh lagi sama A** dan masih berjodoh dengan veby. masuk dikelas 3.2 dimana kelas unggulannya 3.6. Tidak banyak cerita yang terlalu menarik perhatian sampai dia datang.kalau sebagian orang merasa prihatin dengan kasus kerusuhan Ambon, tidak bagi Ririn Remaja. Baginya Peristiwa itu membawa berkah untuknya. Yah, karena insiden berdarah itulah yang membawa dia ke kota ini. Dia mengungsi di Kendari bersama keluarganya. Namanya H****. Tinggi menjulang, baik hati, cool, jago main bola, pokoknya dia memenuhi semua kriteria cowok2 dalam komik. Dan, si Ririn Remaja jatuh cinta. Cinta yang sangat dalam dan lama. Bahkan sampai aku masuk universitas pun, belum ada yang mengalahkan kilaunya.
--------------------------------------------------------------
Aku tahu postingan ini panjang kawan, tapi biarlah aku bernostalgia dengan kenangan masa SMP yang mengesankan ini. Yang bisa aku ceritakan adalah hari2 di SMP begitu menyenangkan, penuh warna, dan meskipun ceritanya complicated, endingnya selalu bahagia. Takkan terlupakan hari2 yang selalu di setrap satpam lantaran terlambat, (aku dikenal satpam lantaran seriiiiiiing banget terlambat, hehehe) hari2 menjadi pengagum rahasia, hari2 berebutan jajan di kantin, semuanya bahagia....
thx for diah, atas undangannya mereguk lagi madu kenangan ini, dan maafkan aku yang tak tahu bagaimana caranya mentag dirimu, hehehehe.. you get your new task, teach me tagging people, hehehehe...
Thursday, August 19, 2010
Anak Itu...

Kurus, hitam, lumayan dekil, monyong, giginya banyak yang bersusun, jarang mandi, hobi main bola, keluyuran gag jelas di siang bolong, cerdas, Terkadang baik hati, Seringnya NYEBELIN, punya tabiat manja yang sedikit tersamar, ahli waris dari sikap tempramen yang jadi ciri khas keluarganya, punya hobi bikin naik tensi gw.
June 1st 1995
gw dikabarin sama orang rumah kalo anak itu dah nongol di bumi, bergabung di tengah keluarga gw. gw gag langsung nanya gimana keadaan si ibu yang ngelahirin, coz cuman dari mimik mukanya si pembawa kabar, gw tahu ibu itu baik2 saja. yang gw ingat pertanyaan yang gw lontarkan. "cowok atawa cewek?" si pembawa berita berkata dengan mgirang, "cowok". hati gw pun bersorak riang, yess!!!! akhirnya ada spesies beda dari jenis kelamin sodara2 gw sebelumny. tapi "riang" itu gag datang sendiri, dia bawa temen jg. Namanya "jelaous". walopun gag pernah gw undang tuk bercokol dibenak gw. MMm... semacam ada alrm yang berbunyi di otak gw "jangan2 nih anak bakal nyedot semua kasih sayang pace mace, lagi"...
Several months later...
Dia lucu, ngegemesin, bisa jadi bahan tontonan berjam2...
dia bau bayi banget...
seven years later...
Dia mulai masuk sekolah, bajunya putih banget, celananya n topinya merah banget, kulitnya hangus banget...
Pembagian raport, mmm maybe june 1998
Pace mace pulang kerumah dengan sumringah, anak itu katanya dapat juara dua, nilainya cuman beda sesilet dua silet sama yang juara satu.
Gw bangga...
Days with him...
Anak itu makin matang aja bakat "Nyebelinnya". dia gag perlu usaha banyak untuk bikin gw sebel. Cukup hadir di depan gw aja, dan gw pun jadi sebel. Just so simple. gag tau dia ato gw yg salah. Yang jelas, masa2 dimana dia pernah jadi begitu lucu, tergerus sudah oleh jaman. Masa2 gw gemes ama dia sudah punah tanpa meninggalkan fosil. Dia tumbuh, gede, cerewet, nyebelin makanya sering bgt gw tindas, dan cerdas.
several days before today...
Anak itu datang ke gw. ada lebam di hidungnya yang gag mancung (ciri khas keluarganya). Gag cuman disitu, tapi di matanya -yang kalo menurut gw sih, punya sinar yang gimana gituuu- juga ada. Bagian yang lebam itu berwarna merah, menjanjikan akan berubah jadi ungu kalo gag segera di handle.
"knp bisa gini?" kata gw
"berantem"
"kok bisa?"
"dia duluan"
"kok, banyak bgt yg gag suka sama kamu y?"
"....."
"mestinya ini bisa bikin kamu berpikir, apa yg salah sama kamu, kok kayaknya semua orang pada naik tensi kalo kamu muncul"
"....."
"mudah2n bis ini kamu coba deh, untuk jadi gag nyebelin lagi"
"....."
"paling tidak, jangan lakuin yang orang gag suka"
"........"
"kamu kenanya bagian mana aja?"
"... (telunjuknya mengarah ke hidung, mata, kepa, n perutnya)..."
perbincangan yang makin lama makin jadi perbicangan satu arah itu pun berakhir seiring selesainya dia di kompres dengan air hangat.
two days ago...
dia dah jarang keluar rumah. Tingkah nyebelinnya sudah berkurang 80%. Ngaji jadi kegiatannya hampir sepanjang hari. Emosi gw: STABIL
Tadi Pagi...
Dia mo minjem notebook buat nonton pilem kartun. gag gw kasih. Alasannya gw gag tau. Dia manyun. Gw melamun. Entah mengapa, selalu ada yang kurang pas aja kalo sama nak itu. selalu ada yang salah, walo gw sendiri gag tau apa. Kayaknya kalo menindas dia itu selalu "benar" menurut gw. Hufffft...
a hour ago...
gw flashback lagi, ingatan gw berlari kencang pada hari dimana dia lahir, sampe sekarang. Dan akhirnya kesadaran itu datang juga. gw teringat sebuah buku dongeng. judulnya "Winnie the Witch". Kisah dimulai dengan Winnie yang tinggal di rumah serba hitam. Dari mulai dinding sampai seprai... semuanya hitam. Winnie hanya ditemani seekor kucing bernama Wilbur—yang juga hitam. Satu-satunya yang bisa membedakan Wilbur dari ruangan dan seluruh isinya adalah matanya yang hijau. Begitu Wilbur tidur dan kelopak matanya menutup, maka ia hilang menyatu dengan rumah. Berkali-kali Winnie menduduki Wilbur secara tak sengaja. Dan itulah awal dari segala permasalahan antara Winnie dan Wilbur.
Setelah terjungkal dari tangga karena menyandung Wilbur yang sedang terlelap, Winnie lalu memutuskan untuk menggunakan sihirnya, dan… ABRAKADABRA! Wilbur berubah menjadi kucing hijau. Sekarang, di mana pun Wilbur berada, ia selalu terlihat. Termasuk saat Wilbur mencuri-curi tidur di tempat peraduan Sang Penyihir. Karena tidak mengizinkan Wilbur tidur di kasur, akhirnya Winnie meletakkan Wilbur di pekarangan rumput.
Masalah baru timbul. Wilbur, yang sekarang berwarna hijau, kembali tak terlihat di tengah-tengah rumput. Bahkan saat ia membuka mata sekalipun, berhubung matanya juga hijau. Winnie, bangun dari tidurnya, lantas mencari Wilbur di pekarangan. Lagi-lagi, penyihir itu tersandung kucingnya sendiri, jumpalitan tiga kali di angkasa, dan tersuruk di tanah.
Kali ini, Winnie benar-benar kesal. Disambarnyalah tongkat sihir, dan… ABRAKADABRA! Wilbur berubah menjadi… warna-warni! Kepalanya merah, kupingnya kuning, kumisnya biru, badannya hijau, empat kakinya berwarna ungu, dan ekornya... pink! Winnie sangat puas. Sekarang, di mana pun Wilbur berada, baik di rumah maupun di pekarangan, ia pasti akan terlihat.
Namun, Wilbur tidak mau kembali ke rumah. Ia sangat malu dengan warna tubuhnya yang tidak karuan. Ia bahkan ditertawakan oleh binatang-binatang lain. Wilbur kabur ke puncak pohon tertinggi dan tidak mau turun-turun. Pagi sampai malam, Wilbur bertahan tidak pulang.
Melihat Wilbur yang menderita, Winnie pun merasa sedih. Wilbur adalah segalanya bagi Winnie. Tapi ia malah membuat Wilbur sengsara karena kehendaknya sendiri. Winnie akhirnya beringsut ke pohon tempat Wilbur bergantung, dan dengan tongkat sihirnya ia mengubah Wilbur kembali hitam. Perlahan, kucing itu kembali turun ke tanah. Bersama Wilbur yang kembali di sisinya, Winnie menghadap rumahnya yang serba hitam, mengayun tongkat sihirnya di udara, dan… ABRAKADABRA! Rumah hitamnya berubah kuning dengan atap merah menyala, sofanya berubah putih, karpetnya menjadi hijau, tempat tidurnya biru, selimutnya pink, dan kamar mandinya putih berkilau. Dengan perubahan baru ini, Wilbur dapat terlihat dengan mudah… tanpa perlu berubah.
Now...
Gw lalu mikir kalo sebenarnya gw terlalu bersikukuh untuk ngubah dia. memermak dia biar sempurna buat dimata gw. Tanpa gw peduli dia tersikasa atau tidak. Celakanya gw juga gag tau pasti apa yang mesti dia rubah. Pokoknya yang gw tau dalam logika gw, gw ngerasa sedang berbuat kebaikan dengan make "topeng cinta dan care" sebagai pembenaran.
Buku 32 halaman itu selesai didongengkan dalam sepuluh menit. Namun kesan yang tertinggal tak terukur oleh waktu. Winnie mengingatkan saya pada kita semua. Kita, yang seringkali bersikukuh untuk mengubah seseorang, memermaknya agar sempurna di mata kita, memaksanya agar muat dan tepat dalam ruang hidup kita, memangkas atau menambalnya agar bisa pas dengan kebutuhan kita, tanpa peduli bahwa apa yang kita perbuat sesungguhnya adalah siksaan bagi yang bersangkutan. Dalam penjara logika dan mental kita masing-masing, kita berpikir bahwa mengubah seseorang adalah solusi yang realistis dan humanis. Atas nama cinta dan apa pun, kita bahkan merasa bahwa kita sedang berbuat kebaikan.
Namun Winnie Sang Penyihir mengingatkan gw bahwa ada satu hal penting yang sering terlupa: diri gw sendiri. Perubahan tak pernah terjadi oleh hal lain di luar gw, Seperti halnya Winnie yang luput membenahi rumahnya dan malah sibuk mengutak-atik Wilbur tanpa sadar kalau aneka sihirnya malah membuat Wilbur terdera karena menjadi sesuatu yang bukan dirinya, gw pun acap kali terlena dalam ekspektasi serta upaya untuk mengubah orang lain, dan malah lupa dengan pembenahan yang paling penting dan realistis yakni, sekali lagi, diri gw sendiri. Dan ini adalah masalah yang amat sering kita alami. Dari waktu ke waktu.
Detik ini....Sekarang
Gw klik poting entri tentang dia.Di akte kelahiran namanya Imam KUrniawan, tapi sekeluarga kompak manggil dia ACO.
Saturday, August 14, 2010

aiiihh...
goresan penamu tajam menyayat, kawan
mengapa tak berhenti sejenak menikmati secankir teh hangat?
makin tambah saja kerutan diwajah elokmu
mengapa tak berpaling sejenak demi menghirup lagi angin sore ini?
katamu waktu trus berjalan, tak salah kawan, tak salah
katamu keringat bercerita banyak, aku mahfum, kawan
tapi yang tersaji ini terlampau mempesona
kemarilah, kawan, hentikan sejenak langkahmu karena terlalu banyak yang kita lupa syukuri
semisal bercumbu lagi dengan warna langit sore ini, seperti dahulu, di masa itu...
*Ririn Syahriani*
Monday, August 09, 2010
lukisan dibawah lukisan

meliuk-liuk serupa janur kuning
ujung jemari menyentuh telaga
tak singkat waktu ku sulap untuk mencari
memoles lukisan dengan lukisan baru
dengan tak sombong tangan takdir menarik diriku untuk berhenti kepakkan sayap
bagai karang ku berdiri
kusangka ku takkan tersentil
kusangka ku takkan tertohok
lukisan diatas lukisan perlahan memudar
ku torehkan lagi kuasku padanya
ku tambah lagi nyawa padanya
semoga pencarianku tak lama lagi usai.
*Ririn Syahriani
Saturday, August 07, 2010
membacanya,,,,,,,, membacamu,,,
menari bersamanya
melebur dalam nadimu
tak berdaya pikirku menyerah tak bersyarat
hanya bisa hanyut dalam tuntunan rasa
mengalirku memahami denyut nafasmu
terhanyutku pada arus mu
seribu takjubku pada kekayaan pribadimu yang maha
rindu padamu mendera, mengimpit segala ego
pekik harmoni menyentak harapku
warna warni mu menari didalamku
selalu tentangmu, selalu dirimu
dan membacanya, membacamu
sayangku...
melebur dalam nadimu
tak berdaya pikirku menyerah tak bersyarat
hanya bisa hanyut dalam tuntunan rasa
mengalirku memahami denyut nafasmu
terhanyutku pada arus mu
seribu takjubku pada kekayaan pribadimu yang maha
rindu padamu mendera, mengimpit segala ego
pekik harmoni menyentak harapku
warna warni mu menari didalamku
selalu tentangmu, selalu dirimu
dan membacanya, membacamu
sayangku...
Sunday, June 20, 2010
jiahhhh... jadi gini yah? padahal slama ini cuma bisa bingung dengar ceritanya para big gank tntang "you know what" alias "ujung2nya apa" selama ini gw pikir cuman buat seru2an ajah, pikirnya gw, itu sebatas apa yah... (mmm namanya sesuatu yg gw anggap bahan yang harus ada ajah pas lagi ngumpul) ternyataaaaaaaa.....
eng... ing... eng...
sekarang ngalamin sendiri...
entah mo bersyukur ato malah mengutuk
hwaaaaaaa........
eng... ing... eng...
sekarang ngalamin sendiri...
entah mo bersyukur ato malah mengutuk
hwaaaaaaa........
Thursday, June 17, 2010
thx karna dah buat akhir yang indah...
akhirnya...kemaren kata2 itu keluar juga dari gw... yg gw suka karena waktunya kurang dari semenit.
bs itu, sms pamitan gw sebar ke teman2 mo minta maap juga mo bilang thx buat semuanya. Gw senang, karena semuanya indah sampe akhir. seruan, masak2, jalan2, dll. Yg gw tau itu rasanya indah. Reaspon yg dikasih mereka pun bikin sejuk jiwa, alhmdulillah...
kini saatnya menatap lurus kedepan, tapi kenangan itu gag bakal terkikis. Hari2 bersama mereka itu indah, bahkan dalam keadaan paling menjenuhkan pun semuanya indah.
jadi teringat semua saat bersama, segala candaan, hinaan, hahahaha... mereka memang keren...mereka memang hebat, mereka memang number one...gag terganti dah pokoknya.
gw bisa bilang gw bangga bgt pernah bersama mereka, org penuh semangat, dedikasi, dan pekerja keras. Hari2 bersama kalian, mengajariku banyak hal. Semangat dan ketangguhan kalian membekaliku begitu banyak. ketulusan, semuanya.....semuanya....
sayonara, my brothers and sisters in JILC...it's nice to know you...
bs itu, sms pamitan gw sebar ke teman2 mo minta maap juga mo bilang thx buat semuanya. Gw senang, karena semuanya indah sampe akhir. seruan, masak2, jalan2, dll. Yg gw tau itu rasanya indah. Reaspon yg dikasih mereka pun bikin sejuk jiwa, alhmdulillah...
kini saatnya menatap lurus kedepan, tapi kenangan itu gag bakal terkikis. Hari2 bersama mereka itu indah, bahkan dalam keadaan paling menjenuhkan pun semuanya indah.
jadi teringat semua saat bersama, segala candaan, hinaan, hahahaha... mereka memang keren...mereka memang hebat, mereka memang number one...gag terganti dah pokoknya.
gw bisa bilang gw bangga bgt pernah bersama mereka, org penuh semangat, dedikasi, dan pekerja keras. Hari2 bersama kalian, mengajariku banyak hal. Semangat dan ketangguhan kalian membekaliku begitu banyak. ketulusan, semuanya.....semuanya....
sayonara, my brothers and sisters in JILC...it's nice to know you...
Wednesday, June 16, 2010
Thursday, June 03, 2010
weitz....apakah itu artinya lampu kuning???
kepala masih dipenuhi dengan impian2 dan bayangan2 tentang hidup mandiri di ibukota,, gw dah coba nyante tapi terlalu mengoda untuk di singkirkan gitu aja. tapi y itu dia, jadinya gw tersiksa sendiri, gtu loh. Pengen tp gag bisa ngapa2in, masih blank tentg cara apa ya yg tepat biar mace gw cepat kasih anggukan setuju... huaa (bahkan sekarang pn, bayangan itu masih menari2 dalam kepala...)
tok...tok...tok....
bunyi pintu gw di ketuk tamu... tapi biar ajalah sepupet gw yang buka,,lagi malas bgt keluar kamar... gag rela ninggalin selimut gw, hehehe...kira2 setengah jam, gw dengar mace manggil nama gw dengan syahdunya...(wekkk!!!!) eh ternyata yang datang sahabat kental pace gw, saking dekatnya beliou dah gw anggap om sendiri,,(jadi gag heran dah kalo gw kerumahnya dah gag jaim2 minta makan dan nyolong cemilan, hehehe). dan acara salam2an sambil gw cium tangannya pun dimulai trus senyum basa basi gw tabur ke dia,
tenyata oh ternyataaaaaa... doa gw untuk bisa mendobrak pertahanan mace mulai terkabull...bullll...bul... pasalnya nih, ternyata yg dari tadi mereka omongin tuh tentang gw dan niat gw yang mo melebarkan sayap ke jkt, ortu gwminta pendapat beliou dan si om baik hati yang gag sombong serta sangat berjiwa muda ini, ngedukung bgt tanpa ba bi bu...(dan ribuan kupu kupu beraneka warna keluar dari hariku...yihaaaaaa..) dengan dalil yang sangat sahih, beliau menjelaskan ke ortu gw tentang pentingnya anak muda sepertiku menjajal dunia luar, bla...bla..bla..(gw dah gag dengar kata2 beliou lagi, karna jiwa gw dah berlari kncang menuju alam khayal...hags...hags...hags...)
yang gw tau, gag lama habis itu si om pun pulang, menyisakan gw, mace, n pace di ruang tamu rumah gw. Perlahan kepala ini menoleh ke mace mengirimkan pandangan yang bermakna "so???" si mace nampaknya paham dan berkata.."yahhhh mungkin gapapa kalo kamu pergi ke sana, tapi mama mau istikharah dulu. (setengah mati ni badan gw tahan biar gag melompat tinggi2...YYYYuhuuuuuuu)..dan pace??? ah gag perlu balik kedia gw dah tau jawabannya kok, yuppp!!! beliou setuju!!!
hufff...sesak didada gw sedikit berkurang,, sekarang tinggal cari info sebanyak2nya tentg kehidupan disana. N gag lupa telp si kunyuk pastinya... dia pasti bakalan girang bgt neh...
oks dehhhh..gw tlp sekarang ajah,,, so my lovely blog, Dada bubye...wish me luck yah...^^
tok...tok...tok....
bunyi pintu gw di ketuk tamu... tapi biar ajalah sepupet gw yang buka,,lagi malas bgt keluar kamar... gag rela ninggalin selimut gw, hehehe...kira2 setengah jam, gw dengar mace manggil nama gw dengan syahdunya...(wekkk!!!!) eh ternyata yang datang sahabat kental pace gw, saking dekatnya beliou dah gw anggap om sendiri,,(jadi gag heran dah kalo gw kerumahnya dah gag jaim2 minta makan dan nyolong cemilan, hehehe). dan acara salam2an sambil gw cium tangannya pun dimulai trus senyum basa basi gw tabur ke dia,
tenyata oh ternyataaaaaa... doa gw untuk bisa mendobrak pertahanan mace mulai terkabull...bullll...bul... pasalnya nih, ternyata yg dari tadi mereka omongin tuh tentang gw dan niat gw yang mo melebarkan sayap ke jkt, ortu gwminta pendapat beliou dan si om baik hati yang gag sombong serta sangat berjiwa muda ini, ngedukung bgt tanpa ba bi bu...(dan ribuan kupu kupu beraneka warna keluar dari hariku...yihaaaaaa..) dengan dalil yang sangat sahih, beliau menjelaskan ke ortu gw tentang pentingnya anak muda sepertiku menjajal dunia luar, bla...bla..bla..(gw dah gag dengar kata2 beliou lagi, karna jiwa gw dah berlari kncang menuju alam khayal...hags...hags...hags...)
yang gw tau, gag lama habis itu si om pun pulang, menyisakan gw, mace, n pace di ruang tamu rumah gw. Perlahan kepala ini menoleh ke mace mengirimkan pandangan yang bermakna "so???" si mace nampaknya paham dan berkata.."yahhhh mungkin gapapa kalo kamu pergi ke sana, tapi mama mau istikharah dulu. (setengah mati ni badan gw tahan biar gag melompat tinggi2...YYYYuhuuuuuuu)..dan pace??? ah gag perlu balik kedia gw dah tau jawabannya kok, yuppp!!! beliou setuju!!!
hufff...sesak didada gw sedikit berkurang,, sekarang tinggal cari info sebanyak2nya tentg kehidupan disana. N gag lupa telp si kunyuk pastinya... dia pasti bakalan girang bgt neh...
oks dehhhh..gw tlp sekarang ajah,,, so my lovely blog, Dada bubye...wish me luck yah...^^
Wednesday, June 02, 2010
is time to say gudbay
tinggal seminggu lebih gw disini...dada bubye,,sayonara...aufwiderseyen...
banyak hal yang bisa dikenang, yang indah, yang ngebetein, yang konyol yang ngejenuhin, pokoknya banyaaaaaaaaaaakkkk... bgt (heheheh ga pake lebay kaleee...) berat juga sih tapi ya mo diapa, dah saatnya juga kale gw cari pelajaran laen, mengintip ada apa sih di luar sana, biar kaya juga pengalaman gw, biar tambah berwarna hidup gw. karna setau gw yah makin banyak yang kita coba, makin matang pemahaman kita (duh sota bgt gw...tapi gpp, blog gw ini,,wkwkwkw)
okeh dokeh..ga boleh berlarut2 mengenang yang bakalan lewat, ntar yang ada gag maju2, berdiri terus di titik rasa itu... mmmm...rencana sore ini mo nelpon si kunyuk buat ngobrolin kerjaan yang ditawarkan dia... (alhamdulillah dapat tawarn kerja di ibukota), pengen bgt sih gw... sumpah, ga bohong gw pengeeeeennnn bgt, tapiiiiiiiii ngeyakinin si emak gag bakal pernah mudah...huffffff... baru gw bilang gw mo merantau (cieeee.....kesannya...) muka beliou dah bengkok 8, (y Allah ampuni aku...hehehe).
gw tanya ma sahabat yang dah stay disana, masukannya pun beragam, dari yang ngedukug bgt sampe yang ngelarang bgt, gw kan jadi binguung...ngung...ngung..ngung...
yawdahlah...gag perlu dipikirin sekarang deh. selagi nyokap blom ngangguk setuju percuma juga di pusingin... mending jalani ajah hari2 ini, kalo pun gag di jkt, gw berharap bisa lolos di depkeu, amiiiiiinnn....
banyak hal yang bisa dikenang, yang indah, yang ngebetein, yang konyol yang ngejenuhin, pokoknya banyaaaaaaaaaaakkkk... bgt (heheheh ga pake lebay kaleee...) berat juga sih tapi ya mo diapa, dah saatnya juga kale gw cari pelajaran laen, mengintip ada apa sih di luar sana, biar kaya juga pengalaman gw, biar tambah berwarna hidup gw. karna setau gw yah makin banyak yang kita coba, makin matang pemahaman kita (duh sota bgt gw...tapi gpp, blog gw ini,,wkwkwkw)
okeh dokeh..ga boleh berlarut2 mengenang yang bakalan lewat, ntar yang ada gag maju2, berdiri terus di titik rasa itu... mmmm...rencana sore ini mo nelpon si kunyuk buat ngobrolin kerjaan yang ditawarkan dia... (alhamdulillah dapat tawarn kerja di ibukota), pengen bgt sih gw... sumpah, ga bohong gw pengeeeeennnn bgt, tapiiiiiiiii ngeyakinin si emak gag bakal pernah mudah...huffffff... baru gw bilang gw mo merantau (cieeee.....kesannya...) muka beliou dah bengkok 8, (y Allah ampuni aku...hehehe).
gw tanya ma sahabat yang dah stay disana, masukannya pun beragam, dari yang ngedukug bgt sampe yang ngelarang bgt, gw kan jadi binguung...ngung...ngung..ngung...
yawdahlah...gag perlu dipikirin sekarang deh. selagi nyokap blom ngangguk setuju percuma juga di pusingin... mending jalani ajah hari2 ini, kalo pun gag di jkt, gw berharap bisa lolos di depkeu, amiiiiiinnn....
is time to say gudbay????
tinggal seminggu lebih gw disini...dada bubye,,sayonara...aufwiderseyen...
banyak hal yang bisa dikenang, yang indah, yang ngebetein, yang konyol yang ngejenuhin, pokoknya banyaaaaaaaaaaakkkk... bgt (heheheh ga pake lebay kaleee...) berat juga sih tapi ya mo diapa, dah saatnya juga kale gw cari pelajaran laen, mengintip ada apa sih di luar sana, biar kaya juga pengalaman gw, biar tambah berwarna hidup gw. karna setau gw yah makin banyak yang kita coba, makin matang pemahaman kita (duh sota bgt gw...tapi gpp, blog gw ini,,wkwkwkw)
okeh dokeh..ga boleh berlarut2 mengenang yang bakalan lewat, ntar yang ada gag maju2, berdiri terus di titik rasa itu... mmmm...rencana sore ini mo nelpon si kunyuk buat ngobrolin kerjaan yang ditawarkan dia... (alhamdulillah dapat tawarn kerja di ibukota), pengen bgt sih gw... sumpah, ga bohong gw pengeeeeennnn bgt, tapiiiiiiiii ngeyakinin si emak gag bakal pernah mudah...huffffff... baru gw bilang gw mo merantau (cieeee.....kesannya...) muka beliou dah bengkok 8, (y Allah ampuni aku...hehehe).
gw tanya ma sahabat yang dah stay disana, masukannya pun beragam, dari yang ngedukug bgt sampe yang ngelarang bgt, gw kan jadi binguung...ngung...ngung..ngung...
yawdahlah...gag perlu dipikirin sekarang deh. selagi nyokap blom ngangguk setuju percuma juga di pusingin... mending jalani ajah hari2 ini, kalo pun gag di jkt, gw berharap bisa lolos di depkeu, amiiiiiinnn....
banyak hal yang bisa dikenang, yang indah, yang ngebetein, yang konyol yang ngejenuhin, pokoknya banyaaaaaaaaaaakkkk... bgt (heheheh ga pake lebay kaleee...) berat juga sih tapi ya mo diapa, dah saatnya juga kale gw cari pelajaran laen, mengintip ada apa sih di luar sana, biar kaya juga pengalaman gw, biar tambah berwarna hidup gw. karna setau gw yah makin banyak yang kita coba, makin matang pemahaman kita (duh sota bgt gw...tapi gpp, blog gw ini,,wkwkwkw)
okeh dokeh..ga boleh berlarut2 mengenang yang bakalan lewat, ntar yang ada gag maju2, berdiri terus di titik rasa itu... mmmm...rencana sore ini mo nelpon si kunyuk buat ngobrolin kerjaan yang ditawarkan dia... (alhamdulillah dapat tawarn kerja di ibukota), pengen bgt sih gw... sumpah, ga bohong gw pengeeeeennnn bgt, tapiiiiiiiii ngeyakinin si emak gag bakal pernah mudah...huffffff... baru gw bilang gw mo merantau (cieeee.....kesannya...) muka beliou dah bengkok 8, (y Allah ampuni aku...hehehe).
gw tanya ma sahabat yang dah stay disana, masukannya pun beragam, dari yang ngedukug bgt sampe yang ngelarang bgt, gw kan jadi binguung...ngung...ngung..ngung...
yawdahlah...gag perlu dipikirin sekarang deh. selagi nyokap blom ngangguk setuju percuma juga di pusingin... mending jalani ajah hari2 ini, kalo pun gag di jkt, gw berharap bisa lolos di depkeu, amiiiiiinnn....
Sunday, May 16, 2010
mmmm... duh gmana ngawalinya yah??? todepoin aja deh, blog gw tersayang, gw minta maap dunks abis make kamu buat marah2 kemaren2 ntuw, maap bgt...hehehehehe
eh tapi skg dah gag mo mrh lgi deh, beneran, sekarg gw mo cerita tentg kaki gw yg masih pegel, tentg hati gw yg lagi seneng, tentg mt gw yg masih takjub, tentg lidah gw yg msh memuja, tentg kemaren maen air ma temen2....satu kata ...keren...
berdelapan gw n temen2 ke air jatuh yg gag banyak org tau keberadaannya, serasa air tejun itu punya kita ajah^^ dimulai dengan salah jalan, trus nerobos belukar dan kebun warga setempat, ada yang hampir tergelincir, beriringan kita mendaki, sembari bernarsis ria, mata kami disuguhi pemandangan yang keren abis, bersama org2 yang gokil sangat bercanda2 gag jelas, huuuuffff plong, serasa berada didunia lain,
tak terasa berjalan, gemuruh air terjun pun terdengar, waduh kaki gw dah gag sabar pengen nyemplung... didepan semak2 dan rumpun bambu serasa seperti pintu masuk... ada rasa yg lain pas berada dalam terowongan bambu itu, gelap nya gelap2 gimanaaaaaa gituuuuu...(sumpah gw jadi penen bgt ke mahameru,, dari td sih sebenarnya menghayalkan diri sedang mendaki kemegahannya... tp gw maunya pengen bareng temen2 ini, yang pada gokil ini...) daaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnn
gw kagak sanggup untuk gag nyemplung, kereeeeeeennnn.... bedinding batu2 besar di kiri kanannya, air terjun itu menjanjikan kesejukan, melindungi dari perasaan benci, marah dan dendam yag berkecamuk, yg ada damai, tentram, hmmmmmmmhhhhhhh....
(duh sampe sini, gw stop dulu y...ada kerjaan yg mesti diselesaikan, ...) nti lanjut lagi dah....
eh tapi skg dah gag mo mrh lgi deh, beneran, sekarg gw mo cerita tentg kaki gw yg masih pegel, tentg hati gw yg lagi seneng, tentg mt gw yg masih takjub, tentg lidah gw yg msh memuja, tentg kemaren maen air ma temen2....satu kata ...keren...
berdelapan gw n temen2 ke air jatuh yg gag banyak org tau keberadaannya, serasa air tejun itu punya kita ajah^^ dimulai dengan salah jalan, trus nerobos belukar dan kebun warga setempat, ada yang hampir tergelincir, beriringan kita mendaki, sembari bernarsis ria, mata kami disuguhi pemandangan yang keren abis, bersama org2 yang gokil sangat bercanda2 gag jelas, huuuuffff plong, serasa berada didunia lain,
tak terasa berjalan, gemuruh air terjun pun terdengar, waduh kaki gw dah gag sabar pengen nyemplung... didepan semak2 dan rumpun bambu serasa seperti pintu masuk... ada rasa yg lain pas berada dalam terowongan bambu itu, gelap nya gelap2 gimanaaaaaa gituuuuu...(sumpah gw jadi penen bgt ke mahameru,, dari td sih sebenarnya menghayalkan diri sedang mendaki kemegahannya... tp gw maunya pengen bareng temen2 ini, yang pada gokil ini...) daaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnn
gw kagak sanggup untuk gag nyemplung, kereeeeeeennnn.... bedinding batu2 besar di kiri kanannya, air terjun itu menjanjikan kesejukan, melindungi dari perasaan benci, marah dan dendam yag berkecamuk, yg ada damai, tentram, hmmmmmmmhhhhhhh....
(duh sampe sini, gw stop dulu y...ada kerjaan yg mesti diselesaikan, ...) nti lanjut lagi dah....
Tuesday, April 27, 2010
tadinya, sempst kasian bgt ma lo, tadinya sempat ngerasa gimanaaaa gitu...
tapi seperti halnya yang lalu2, akhirnya yang ada rasa muak yang mebludak di jiwa gw ngeliat sepak terjang lo!!! dasar batu !!!! gag punya malu!!!
kok bisa ya, lo bikin skenario layaknya org paling suci di muka bumi??? Helllowwww???
lo pernah ngalamanin apa sih di masa kecil lo?? adakah kecelakaan pernah menghampiri lo yang menyebatkan putusnya urat malu lo, hah???
terserah lo dah sekg, ini terakhir kali gw ngeborosin emosi demi lo!!! ciao... gudbay... we are not same, and will never be the same...
tapi seperti halnya yang lalu2, akhirnya yang ada rasa muak yang mebludak di jiwa gw ngeliat sepak terjang lo!!! dasar batu !!!! gag punya malu!!!
kok bisa ya, lo bikin skenario layaknya org paling suci di muka bumi??? Helllowwww???
lo pernah ngalamanin apa sih di masa kecil lo?? adakah kecelakaan pernah menghampiri lo yang menyebatkan putusnya urat malu lo, hah???
terserah lo dah sekg, ini terakhir kali gw ngeborosin emosi demi lo!!! ciao... gudbay... we are not same, and will never be the same...
Tuesday, April 20, 2010
untukmu yang ku anggap teman...
buliran air mata mengiringi jemari mengetik tulisan ini, sungguh, hatiku pedih, dan Tuhan tau semua itu... bayangan canda tawa, tangis, keakraban, bergentayangan dalam ingatanku, seumpama sebuah filem yang diputar dengan sangat cepat, segala apa yang kita pernah bagi, segala yang buruk dan yang manis... hatiku dingin mencemaskan itu semua akan hilang, percayalah, aku menyayangimu...lebih dari yang kau tau dan yang kau mau tahu...
andai saja kau tau apa yang sebenarnya telah terjadi sepninggal mu disini, andai saja kau tahu betapa mereka telah menganggap mu tak lebih berharga dari sampah, hina dina, dan nista, seandainya kau ijinkan hati nurani mu untuk mengendus apa yang mereka rasakan padamu, seandainya saja kau mau punya sedikit perasaan terhadap anggapan mereka padamu, dan membiarkan logikamu memberi mu alasan bahwa betapa wajarnya sikap mereka tersebut ditujukan padamu, tentu semua tidak akan seperti ini, dan tentu aku tak perlu melakukan hal ini padamu, karena Tuhan tahu aku menyayangimu...lebih dari yang kau tahu dan yang kau mau tahu...
tapi tidak!!! kau tak memakai nurani mu untuk sekedar tau apa yang mereka rasakan padamu, kau memblokir semua logikamu untuk tau bahwa betapa wajarnya sikap mereka padamu, kau menganak tirikan logikamu, atas nama "perasaan" yang selalu menjadi pembenaran atas setiap tindakanmu, tanpa peduli norma, tanpa peduli bahwa orang lain juga punya hal yang namanya "perasaan"... sehingga kau selamanya tidak menyadari atau menolak menyadari bahwa kau telah salah, maaf harus mengatakan ini, ini semua karena Tuhan tau aku menyayangimu...lebih dari yang kau tahu dan yang kau mau tahu...
sesunggukan tertahan menemani jemari mengetik rasa ini, seandainya saja kau menyadari betapa dengan putus asanya aku telah memberimu sinyal2 yang sedemikian halusnya akan kesalahanmu, entah karena terlalu tak tega mengkritikmu yang notabene adalah manusia yang tak pernah menganggap kritik itu sebagai salah satu wujud kasih sayang...boleh saja kau membantah hal itu, tapi pengalaman bersamamu telah memberiku lebih dari cukup pelajaran bahwa memang kau tak bisa di krtitik, dan itu menyulitkanku menyadarkanmu. Ingat kah kau manakala ada seorang teman yang mengingatkanmu untuk tidak mementingkan organisasi dan fokus pada study?? bukankah itu kritik yang baik dari seorang teman??? dan sesungguhnya respon yang kau berikan sungguh mengecewakanku, kau datang padaku dan terisak, dan mengatakan bahwa kau tahu jalanmu, lalu kau membuat ilustrasi yang entah bagaimana caranya membuat si pemberi kritik itu menjadi tokoh antagonis??? kalau saja kau cukup bersedia membiarkan nurani mu mengintip jendela hatiku, kau akan tahu kalau disana ada rasa miris, betapa kau tak tahu betapa teman2mu menyayangimu...
keliru jika kau anggap teman2mu baru menyayangimu pada saat mereka melontarkan pujian padamu, sahabatku, tak semua yang kau lakukan itu benar, bahkan bisa dibilang kau melakukan kesalahan fatal,,, sangat fatal... ada hati anak kecil yang terluka, ada orang di seberang sana yang terluka lantaran terlalu mendewakan perasaan, lupakah dirimu bahwa orang lain juga punya perasaan???
pertemuan terakhir denganmu membuatku tak tahan untuk tidak menghentikan ini, kalau saja kau baca raut wajahku waktu itu, aku ngeri mendengar dirimu berkata bahwa tak ada salahnya perbuatanmu itu...,jiwa ku bergolak, marah, kecewa, sekaligus prihatin.. bagaimana bisa kau begitu tak bernurani... bagaimana bisa kau menganggap semua itu hal yang wajar.... aku ingin teriak padamu saat itu juga, tapi karena terlalu mengenalmu aku tahu hal itu sia2. kau akan kembali seperti itu lagi, memang belum tapi baik aku, kamu, dia, dan juga mereka tahu apa yang lambat laun akan terjadi, dan semuanya terulang lagi... dan Cukup!!!! aku muak, aku marah!!! hanya saja kau tak tahu apa yang telah kau timbulkan, sahabatku, kondisi sepeninggalmu perlahan membaik, tak ada lagi ketimpangan sosial yang terjadi, dan kau tahu??? betapa terkejutnya aku saat tau betapa ternyata mereka sangat bersyukur kau tak ada, tahukah kau hatiku sangat sedih untukmu, itu menjelaskan betapa selama ini mereka membencimu,... tapi apa dayaku, kawan?? logikaku mengatakan itu sangat wajar setelah apa yang kau lakukan terhadap mereka...
pikiranku berkecamuk,.. naluriku mengendus kesalahan yang sama akan terulang lagi, dan aku marah, frustasi oleh pikiran yang kian tumbuh menjadi liar,... dan aku tidak sendiri,, rupanya apa yang ku takutkan juga di rasakan oleh mereka, jadilah hal ini terjadi, sahabatku,... jadilah semuanya terungkap... maaf kalau harus dengan cara seperti ini, tapi seperti yang sudah ku jelaskan padamu, aku putus asa bagaimana mencegahmu, karena kau, seperti yang aku kenal, akan punya seribu satu alasan untuk membenarkan prilakumu, kau tak bisa membantahku untuk sifatmu yang seperti itu, karena kau tahu bahwa itu benar... maaf harus seprti ini, semua karena yang selalu kukatakan, tuhan tahu aku menyayangimu...lebih dari yang kau tahu dan yang kau mau tahu....
andai saja kau tau apa yang sebenarnya telah terjadi sepninggal mu disini, andai saja kau tahu betapa mereka telah menganggap mu tak lebih berharga dari sampah, hina dina, dan nista, seandainya kau ijinkan hati nurani mu untuk mengendus apa yang mereka rasakan padamu, seandainya saja kau mau punya sedikit perasaan terhadap anggapan mereka padamu, dan membiarkan logikamu memberi mu alasan bahwa betapa wajarnya sikap mereka tersebut ditujukan padamu, tentu semua tidak akan seperti ini, dan tentu aku tak perlu melakukan hal ini padamu, karena Tuhan tahu aku menyayangimu...lebih dari yang kau tahu dan yang kau mau tahu...
tapi tidak!!! kau tak memakai nurani mu untuk sekedar tau apa yang mereka rasakan padamu, kau memblokir semua logikamu untuk tau bahwa betapa wajarnya sikap mereka padamu, kau menganak tirikan logikamu, atas nama "perasaan" yang selalu menjadi pembenaran atas setiap tindakanmu, tanpa peduli norma, tanpa peduli bahwa orang lain juga punya hal yang namanya "perasaan"... sehingga kau selamanya tidak menyadari atau menolak menyadari bahwa kau telah salah, maaf harus mengatakan ini, ini semua karena Tuhan tau aku menyayangimu...lebih dari yang kau tahu dan yang kau mau tahu...
sesunggukan tertahan menemani jemari mengetik rasa ini, seandainya saja kau menyadari betapa dengan putus asanya aku telah memberimu sinyal2 yang sedemikian halusnya akan kesalahanmu, entah karena terlalu tak tega mengkritikmu yang notabene adalah manusia yang tak pernah menganggap kritik itu sebagai salah satu wujud kasih sayang...boleh saja kau membantah hal itu, tapi pengalaman bersamamu telah memberiku lebih dari cukup pelajaran bahwa memang kau tak bisa di krtitik, dan itu menyulitkanku menyadarkanmu. Ingat kah kau manakala ada seorang teman yang mengingatkanmu untuk tidak mementingkan organisasi dan fokus pada study?? bukankah itu kritik yang baik dari seorang teman??? dan sesungguhnya respon yang kau berikan sungguh mengecewakanku, kau datang padaku dan terisak, dan mengatakan bahwa kau tahu jalanmu, lalu kau membuat ilustrasi yang entah bagaimana caranya membuat si pemberi kritik itu menjadi tokoh antagonis??? kalau saja kau cukup bersedia membiarkan nurani mu mengintip jendela hatiku, kau akan tahu kalau disana ada rasa miris, betapa kau tak tahu betapa teman2mu menyayangimu...
keliru jika kau anggap teman2mu baru menyayangimu pada saat mereka melontarkan pujian padamu, sahabatku, tak semua yang kau lakukan itu benar, bahkan bisa dibilang kau melakukan kesalahan fatal,,, sangat fatal... ada hati anak kecil yang terluka, ada orang di seberang sana yang terluka lantaran terlalu mendewakan perasaan, lupakah dirimu bahwa orang lain juga punya perasaan???
pertemuan terakhir denganmu membuatku tak tahan untuk tidak menghentikan ini, kalau saja kau baca raut wajahku waktu itu, aku ngeri mendengar dirimu berkata bahwa tak ada salahnya perbuatanmu itu...,jiwa ku bergolak, marah, kecewa, sekaligus prihatin.. bagaimana bisa kau begitu tak bernurani... bagaimana bisa kau menganggap semua itu hal yang wajar.... aku ingin teriak padamu saat itu juga, tapi karena terlalu mengenalmu aku tahu hal itu sia2. kau akan kembali seperti itu lagi, memang belum tapi baik aku, kamu, dia, dan juga mereka tahu apa yang lambat laun akan terjadi, dan semuanya terulang lagi... dan Cukup!!!! aku muak, aku marah!!! hanya saja kau tak tahu apa yang telah kau timbulkan, sahabatku, kondisi sepeninggalmu perlahan membaik, tak ada lagi ketimpangan sosial yang terjadi, dan kau tahu??? betapa terkejutnya aku saat tau betapa ternyata mereka sangat bersyukur kau tak ada, tahukah kau hatiku sangat sedih untukmu, itu menjelaskan betapa selama ini mereka membencimu,... tapi apa dayaku, kawan?? logikaku mengatakan itu sangat wajar setelah apa yang kau lakukan terhadap mereka...
pikiranku berkecamuk,.. naluriku mengendus kesalahan yang sama akan terulang lagi, dan aku marah, frustasi oleh pikiran yang kian tumbuh menjadi liar,... dan aku tidak sendiri,, rupanya apa yang ku takutkan juga di rasakan oleh mereka, jadilah hal ini terjadi, sahabatku,... jadilah semuanya terungkap... maaf kalau harus dengan cara seperti ini, tapi seperti yang sudah ku jelaskan padamu, aku putus asa bagaimana mencegahmu, karena kau, seperti yang aku kenal, akan punya seribu satu alasan untuk membenarkan prilakumu, kau tak bisa membantahku untuk sifatmu yang seperti itu, karena kau tahu bahwa itu benar... maaf harus seprti ini, semua karena yang selalu kukatakan, tuhan tahu aku menyayangimu...lebih dari yang kau tahu dan yang kau mau tahu....
Saturday, February 27, 2010
dan...
masih terpaku aku disini
menghitung jelaga menggantung diatas kepalamu
masih ku mengharap ada serumpun anyelir menyembul dibalik gerabah
gagak berteriak ditelingaku
jemari laba-laba menyakiti kelopak mataku
angkara meajaiku, tidakkah kau endus itu?
badai bergemuruh didadaku, tidakkah kau merasakannya?
sembilu menari di paru-paruku
menghembuskan benci
memenuhi langit
tapi adakah kau peduli?
apakah kecewaku terpantul pada kelamnya hatimu
ahahahaha...
sepertinya aku berharap terlalu banyak
kau tetap tak bergeming bagai batu
kokoh menghisap harapan setiap orang...
masih terpaku aku disini
menghitung jelaga menggantung diatas kepalamu
masih ku mengharap ada serumpun anyelir menyembul dibalik gerabah
gagak berteriak ditelingaku
jemari laba-laba menyakiti kelopak mataku
angkara meajaiku, tidakkah kau endus itu?
badai bergemuruh didadaku, tidakkah kau merasakannya?
sembilu menari di paru-paruku
menghembuskan benci
memenuhi langit
tapi adakah kau peduli?
apakah kecewaku terpantul pada kelamnya hatimu
ahahahaha...
sepertinya aku berharap terlalu banyak
kau tetap tak bergeming bagai batu
kokoh menghisap harapan setiap orang...
tirai...
srettttt...
sang tirai tersibak dari pentas dusta
kemilau glamour itupun luruh
merangkak
sekejab berkepaklah sang tabir
menyapu keindahan dari sang bidadari
tak benderang lagi cahayanya
kelam
tanduk iblis tampak
tak lagi samar
tak lagi misteri
keji
sang tirai tersibak dari pentas dusta
kemilau glamour itupun luruh
merangkak
sekejab berkepaklah sang tabir
menyapu keindahan dari sang bidadari
tak benderang lagi cahayanya
kelam
tanduk iblis tampak
tak lagi samar
tak lagi misteri
keji
Thursday, January 28, 2010
Januari...
alhamdulillah... di awal tahun dapat beberapa miracle yg menyenangkan.. dimulai dengan suatu pagi di awal tahun, dapat kabar gembira dari teman lama, trus ada kabar tentg nilai toefl gw, lanjut dengan ultah di pertengahan januari, ALlah memberi hadiah yg manis dengan majunya gw buat ujian hasil, dan miracle terbesar ketika akhirya tgl 20 gw bisa maju ujian skripsi, alhamdulillah dapat nila A, besoknya langsung yudisium, dan di penghujung januari, insya Allah tgl 30, gw wisuda, sekali lagi thx God bisa jadi wisudawan terbaik, Alhamdulillah Y Allah...
sampe skg masih terasa seperti mimpi lho,... kalo ngebayangin lagi prosesnya, gw masih amazing bgt, di penghujung waktu, saat semangat kadang ada kadang hilang,,, dengan segala hambtan dan masa2 penuh kecemasan. Sukurlah keyakinan itu masih ada dihati, tetap menyala walau kadang remang2...yg gw bisa pegang, bahwa usaha akan sebanding dengan hasil. gw sepenuhnya sadar skg, kalo manusia ntuw hanya bisa berusaha, yg trakhir menentukan ada Dia, Sang penguasa langit dan bumi...gag bisa ngebayangin, kalo abis ujan2 nyebar skripsi, trus gw jatuh sakit n gag bisa ujian...
tp gmanapun akhirnyaaaaa... legaaaaa...
eh, kmaren waktu gladi, pas lagu indonesia raya berkumandang, rasanyaaa gimanaaaa gitwu,,, ada yg mnggeliat dihati, keinginan tuk gak akan berhenti sampe disini,.. wisuda s1 gw anggap mendaki mahameru, setelah tiba di puncak, ternyata gw mau lebih, gw pengen mendaki puncak yg lebih tinggi, dalam bayangan gw dalam keyakinan gw, insyaAllah gw bakal ngalamin ini lagi kelak, bukn disini, tp ditempat yg lebih tingi dari ini, akan gw dengar tepuk yg membahana saat rektor nyalamain gw, akan ada blitz foto mengabadikan pelantikan gelar magister gw, cepat ataupun lambat, InsyaAllah... amiiin y Allah.....
sampe skg masih terasa seperti mimpi lho,... kalo ngebayangin lagi prosesnya, gw masih amazing bgt, di penghujung waktu, saat semangat kadang ada kadang hilang,,, dengan segala hambtan dan masa2 penuh kecemasan. Sukurlah keyakinan itu masih ada dihati, tetap menyala walau kadang remang2...yg gw bisa pegang, bahwa usaha akan sebanding dengan hasil. gw sepenuhnya sadar skg, kalo manusia ntuw hanya bisa berusaha, yg trakhir menentukan ada Dia, Sang penguasa langit dan bumi...gag bisa ngebayangin, kalo abis ujan2 nyebar skripsi, trus gw jatuh sakit n gag bisa ujian...
tp gmanapun akhirnyaaaaa... legaaaaa...
eh, kmaren waktu gladi, pas lagu indonesia raya berkumandang, rasanyaaa gimanaaaa gitwu,,, ada yg mnggeliat dihati, keinginan tuk gak akan berhenti sampe disini,.. wisuda s1 gw anggap mendaki mahameru, setelah tiba di puncak, ternyata gw mau lebih, gw pengen mendaki puncak yg lebih tinggi, dalam bayangan gw dalam keyakinan gw, insyaAllah gw bakal ngalamin ini lagi kelak, bukn disini, tp ditempat yg lebih tingi dari ini, akan gw dengar tepuk yg membahana saat rektor nyalamain gw, akan ada blitz foto mengabadikan pelantikan gelar magister gw, cepat ataupun lambat, InsyaAllah... amiiin y Allah.....
Sunday, January 03, 2010
16 hari lagi...
katanya yudisium trakhir tgl 21 bulan ini, oh God, dalam setiap mimpiku ku sangat berharap ada aku disana.... hufffff.... akankah bisa jadi nyata??? ketakutan terbesarku adalah aku hanya bisa menyaksikan teman2 ku berdiri disana, dan aku hanya ada pada barisan luar, hiks...hiks... kalo itu sampe terjadi, duh dah sanggup menatap wajah pace mace yg pastinya dirundung duka. mw lari kemana lagi??? mau bersembunyi dimana lagi??
Ku mohon Tuhanku, dengan segala kuasamu, ijinkan miracle itu menyapaku, demi bahagia dan bangga yg terpancar di mata ayah bundaku.
Ku mohon Tuhanku, dengan segala kuasamu, ijinkan miracle itu menyapaku, demi bahagia dan bangga yg terpancar di mata ayah bundaku.
Saturday, January 02, 2010
Awal Tahun...
sebenarnya mo post tulisan ini kemaren, tapi keasyikan ngobrol ma temen and fesbukan, jadinya gw lupa. Jadi critanya kemaren, gw terbangun jam 10 kurang dikit, dan ternyata dah ada sukun goreng buatan mace di meja makan, ajiiibbb... Sambil menemani gw makan, mace nanya2 soal result gw, duh, jadi kagak enak, soalnya belom dapat rang yg bisa prufriding punya gw. Mikir keras gw ingat2 siapaaaa begitu yg bisa y? kepikiran mumu, tp dia lgi gag di kdi. huffff,,,,,tiba2 "JRENGG...Jreng... Jreng...." gw keingat k ije, senior gw yg punya berkompeten dalam hal itu,.. gw cari2 no hpenya ke temen2, sampe akhirnya dapat juga.
basa-basi seadanya dia langsung gw todong buat bantu hasil gw, alhasil gw disuruh kerumahnya pada waktu itu juga, THX God... akhirnyaaaaa....
wuiiih perjalanan ke rumah k ije, gag semudah yg dinyana, betis gw serasa berurat tatkala mendaki tangga demi tangga tanjakan tajam itu... hosh....hosh... hufffhhh...hufhhhh.... duh mana gw kagak tau yg mana rumahnya lagi, untung ajah ada indah yg rumahnya deket situ, gw minta tolong buat ngantarin gw kesana.
Sebenarnya lingkungan dirumah k ije itu keren lho... dari ketingian ini gw dah bisa lautan yg luas disana...pas berbalik yg ada hijau mulu,,, segerrrrrr....
nah yg seru tuh pas dirumahnya sang kakak senior, maksud hati kan gw mo konsul nih, tapiii yg ada gw harus jadi pendengar setia dulu kurang lebih sekitar sejaman, ampuun.... hehehehe... k ije cerita tentg SANGKEnya, pengalamannya, de el el... gag kuat gw nahan ketawa, lucuu bgt sih kakak yg satu ini,
penantian gw gak sia2 si kakak, kemudian dengan piawainya mempermak hasil gw sana-sini, wuiiiihhh kereeeeen...
Gw bilang ma dia, kalo gw monya ni hari dah bisa selese, tapi katanya dia ngantuk, dan minta gw untuk ketemuan ajah ntar malam disuatu tempat, y udah gw mah okey aja, asal jangan lewat hari ini...dan malamnya, gw ngajak sobat gw si ceceng bua ikutan, ada jeng veny, and sri juga, ketemuannya di kopkit salah satu tempat nongkrong anak mudanya kendari... disana online2 seru2an, keteu k ichal and k subhan juga,,, ada pcrnya k ije juga, serrrru pokoknya...
gag berhenti sampe situ ajah petualangan pada 1 januari, Mmmm sekitaran jam sepuluan, gw and sri, cecng, and venny balik ke JILC buat latian menari, waaah kacau bgt dah... tentors cowo pada gokil abis sih... gag berhenti tertawa pokoknya...
gw pulang sekitar jam 12an, lelahhhh, tapi seneng bgt, Alhmdulillah masih bisa tertawa...
basa-basi seadanya dia langsung gw todong buat bantu hasil gw, alhasil gw disuruh kerumahnya pada waktu itu juga, THX God... akhirnyaaaaa....
wuiiih perjalanan ke rumah k ije, gag semudah yg dinyana, betis gw serasa berurat tatkala mendaki tangga demi tangga tanjakan tajam itu... hosh....hosh... hufffhhh...hufhhhh.... duh mana gw kagak tau yg mana rumahnya lagi, untung ajah ada indah yg rumahnya deket situ, gw minta tolong buat ngantarin gw kesana.
Sebenarnya lingkungan dirumah k ije itu keren lho... dari ketingian ini gw dah bisa lautan yg luas disana...pas berbalik yg ada hijau mulu,,, segerrrrrr....
nah yg seru tuh pas dirumahnya sang kakak senior, maksud hati kan gw mo konsul nih, tapiii yg ada gw harus jadi pendengar setia dulu kurang lebih sekitar sejaman, ampuun.... hehehehe... k ije cerita tentg SANGKEnya, pengalamannya, de el el... gag kuat gw nahan ketawa, lucuu bgt sih kakak yg satu ini,
penantian gw gak sia2 si kakak, kemudian dengan piawainya mempermak hasil gw sana-sini, wuiiiihhh kereeeeen...
Gw bilang ma dia, kalo gw monya ni hari dah bisa selese, tapi katanya dia ngantuk, dan minta gw untuk ketemuan ajah ntar malam disuatu tempat, y udah gw mah okey aja, asal jangan lewat hari ini...dan malamnya, gw ngajak sobat gw si ceceng bua ikutan, ada jeng veny, and sri juga, ketemuannya di kopkit salah satu tempat nongkrong anak mudanya kendari... disana online2 seru2an, keteu k ichal and k subhan juga,,, ada pcrnya k ije juga, serrrru pokoknya...
gag berhenti sampe situ ajah petualangan pada 1 januari, Mmmm sekitaran jam sepuluan, gw and sri, cecng, and venny balik ke JILC buat latian menari, waaah kacau bgt dah... tentors cowo pada gokil abis sih... gag berhenti tertawa pokoknya...
gw pulang sekitar jam 12an, lelahhhh, tapi seneng bgt, Alhmdulillah masih bisa tertawa...
Subscribe to:
Posts (Atom)